Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Memulai Bisnis Salon Rumahan

Kompas.com, 1 Januari 2024, 11:29 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Memulai bisnis salon rumahan bisa jadi ide bisnis menarik yang cukup menjanjikan. Apalagi layanan yang ditawarkan bisnis ini punya peminat dari berbagai kalangan yang cukup luar biasa.

Untuk memulai bisnis ini, ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dipersiapkan sebelum bisnis benar-benar siap untuk launching.

Sebab kesiapan bisnis menghadapi segala tantangan yang ada bisa mempengaruhi tingkat keberhasilannya. Terlebih lagi jika Anda ingin memulai atau merintis bisnis salon rumahan. Kesiapan bisnis bukan hanya soal modal tapi juga hal-hal yang mendukung keberlangsungan usaha tersebut.

Dilansir dari Cermati.com, berikut ini beberapa tips yang bisa Anda coba terapkan agar bisnis salon rumahan semakin berkembang, antara lain :

1. Menentukan Jenis Pelayanan Sesuai Keahlian

Hal penting pertama yang wajib diperhatikan ketika ingin memulai bisnis salon rumahan adalah menentukan jenis layanannya. Pasalnya, salon kecantikan biasanya punya banyak jenis perawatan kecantikan yang ditawarkan. Misalnya perawatan rambut, alias, bulu mata, manicure, pedicure, perawatan wajah, perawatan badan, dan banyak lagi.

Pastikan untuk memilih jenis layanan sesuai dengan skill yang dimiliki. Sehingga, Anda bisa memberikan service terbaik untuk calon pelanggan yang datang. Agar calon pelanggan lebih yakin dan percaya dengan skill Anda, jangan lupa tunjukkan sertifikat pelatihan yang dimiliki.

Anda bisa memajangnya di dinding ruangan salon supaya bisa terlihat dengan jelas. Jangan ragu untuk meng-upgrade skill dengan mengikuti kelas khusus bersama para profesional. Supaya layanan yang diberikan menjadi lebih maksimal dan membuat pelanggan merasa puas.

2. Berikan Pelayanan Terbaik

Salah satu tips paling penting dalam menjalankan bisnis salon rumahan adalah menjaga kualitas pelayanan yang diberikan. Apalagi ini merupakan bisnis yang berbasis pelayanan jasa, maka pastikan untuk selalu memperhatikan pelayanan pelanggan.

Jangan ragu untuk memberikan layanan yang terbaik untuk pelanggan salon rumahan yang Anda miliki. Sebab, kepuasan pelanggan menjadi faktor utama apakah mereka akan kembali lagi dan menjadi pelanggan tetap atau tidak.

Layanilah setiap pelanggan yang datang dengan sikap sopan, santun, ramah dan bersahabat tanpa membeda-bedakan background mereka. Karena semua pelanggan yang datang berhak mendapatkan pelayanan terbaik dari salon Anda.

Jangan ragu untuk meminta kritik dan saran atas pelayanan yang diberikan. Agar Anda bisa memperbaiki dan meningkatkan kualitas pelayanan jasa salon yang ditawarkan. Selain itu, dukung bisnis dengan produk-produk salon yang berkualitas juga, ya.

3. Tentukan Lokasi Bisnis yang Sesuai

Untuk memulai bisnis salon rumahan, pemilihan lokasi usaha juga cukup penting untuk diperhatikan. Supaya bisnis salon rumahan tersebut bisa dijangkau dengan mudah. Namun jika modal yang dimiliki tidak banyak, tidak ada salahnya untuk menggunakan rumah sendiri sebagai lokasi bisnis.

Anda bisa menyulap bagian garasi, teras, atau bahkan ruang tamu sebagai ruang praktik untuk bisnis salon rumahan tersebut. Tapi pastikan lebih dulu di sekitar rumah belum ada bisnis sejenis, agar menghindari persaingan tidak sehat di sekitar lokasi tersebut.

Sebagai alternatif, Anda bisa menyewa tempat di lokasi yang lebih strategis. Misalnya di dekat pusat keramaian, kawasan pertokoan, perkantoran dan lain sebagainya.

Baca juga: 7 Peluang Bisnis yang Paling Cocok untuk Single Mother

4. Buat Perkiraan Modal

Saat ingin memulai bisnis salon rumahan, Anda perlu memperhitungkan modal yang dibutuhkan. Misalnya untuk belanja stok, peralatan dan perlengkapan salon, hingga biaya sewa tempat.

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau