Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Strategi Ekspor Bisnis Rempah

Kompas.com, 6 Januari 2024, 08:30 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Peluang bisnis ekspor saat ini terbilang cukup banyak dan juga sangat terbuka lebar bagi para pemula. Salah satunya adalah dengan menjadi seorang eksportir rempah-rempah. Alasannya karena di Indonesia bisnis rempah termasuk salah satu yang cukup menguntungkan.

Sebagaimana diketahui bahwa Indonesia merupakan negara tropis penghasil rempah terbaik dan terbanyak di kawasan Asia. Negara yang jadi target market bisnis ekspor rempah-rempah dari Indonesia mulai dari Amerika, Belanda, Jerman, China, Vietnam, Arab Saudi, Jepang, Singapura, Malaysia hingga Australia dan Afrika.

Jika Anda tertarik memulai bisnis khususnya ekspor rempah-rempah ke mancanegara, pastikan siapkan strategi terbaik. Karena ada banyak hal yang perlu diperhatikan, terutama jenis rempah-rempah yang cocok untuk dijadikan komoditi ekspor. Bukan hanya modal dana tapi juga strategi yang tepat, agar bisnis yang dijalankan bisa berjalan dengan mulus.

Dilansir dari Cermati.com, berikut ini beberapa strategi menjalankan bisnis ekspor dengan cerdas, antara lain:

1. Menentukan Jenis Rempah Terbaik Siap Ekspor

Hal paling penting untuk diperhatikan dalam memulai bisnis ini adalah menentukan jenis rempah apa yang akan dipasarkan. Apalagi rempah-rempah punya banyak sekali jenisnya, seperti kapulaga, andaliman, jahe, kunyit, kayu manis dan banyak lagi.

Untuk mendapatkan produk rempah terbaik memang bukan hal yang mudah. Anda harus benar-benar jeli dan teliti dalam memilih produk rempah yang akan diekspor. Karena kualitas produk rempah bisa mempengaruhi nilai jualnya.

2. Kerjasama dengan Pemasok untuk Mendapatkan Rempah Siap Ekspor

Ada beberapa cara untuk untuk mendapatkan produk rempah dengan kualitas berstandar ekspor. Pertama dengan hunting langsung ke petani atau tengkulak rempah yang ada di desa atau pelosok. Hal ini akan membantu Anda menemukan sumber rempah terbaik sesuai kriteria.

Hanya saja langkah ini akan sangat merepotkan jika tempat tinggal Anda jauh dari desa penghasil rempah tersebut. Cara lainnya yang bisa dilakukan untuk mendapatkan stok produk rempah siap ekspor adalah bekerjasama dengan supplier.

Nantinya para supplier yang akan menyiapkan stok rempah yang Anda inginkan sesuai kebutuhan ekspor. Namun sebelum itu pastikan supplier rekanan Anda punya reputasi yang baik dan terpercaya.

Baca juga: Banyak Peminat Jualan Melesat, Yuk Coba Bisnis Franchise Kuliner Meksiko

3. Lanjutkan dengan Strategi Pemasaran Produk

Sama seperti bisnis yang lain, bisnis ekspor rempah-rempah pun juga harus didukung dengan strategi pemasaran produk yang baik. Sebab tanpa pemasaran produk yang tepat, akan sangat sulit menjangkau calon konsumen yang telah ditargetkan.

Ada banyak cara yang dapat dilakukan untuk memaksimalkan pemasaran produk rempah ekspor. Bisa dengan dijual secara langsung atau offline dan juga dijual secara online melalui website maupun media sosial.

Di era digital, Anda punya banyak kesempatan untuk memanfaatkan teknologi agar memudahkan jual beli. Salah satunya dengan mengembangkan website bisnis yang user friendly dan mudah diakses siapa saja. Lengkapi website dengan berbagai informasi penting dan menarik terkait bisnis ekspor rempah dan produk-produk yang dipasarkan.

Selain itu, Anda pun juga dapat bekerjasama dengan pemerintah untuk memasarkan produk rempah siap ekspor tersebut. Misalnya dengan bergabung dengan komoditas ekspor, hingga jalin kerja sama menggunakan dengan para eksportir lainnya.

4. Perhatikan Proses Pengiriman Produk Rempah

Tak jauh berbeda dengan proses pengiriman barang di dalam negeri, pengiriman ke mancanegara juga memiliki standar dan persyaratan tersendiri. Baik syarat dalam bentuk berkas dokumen packing list, bukti pengiriman dari shipping company, hingga sertifikat uji lab maupun sertifikat halal.

Pasalnya, produk rempah termasuk komoditas bahan pangan dan kualitasnya harus benar-benar sesuai standar negara tujuan. Persyaratan pengiriman produk ekspor tersebut harus diperhatikan dengan serius dan pastikan jangan sampai ada yang terlupa.

Pasalnya, dokumen dan sertifikat pendukung yang tidak lengkap bisa sangat merugikan bisnis. Oleh karena itu, siapkan dokumen pendukung sesuai dengan persyaratan yang diminta.

Satu lagi yang tak boleh dilewatkan, jangan lupa untuk memperhatikan kualitas produk rempah yang akan diekspor sebelum dikirimkan. Pastikan produk rempah-rempah tersebut sudah memenuhi spesifikasi dari negara tujuan.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau