Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Disperindag dan UKM Halmahera Tengah Salurkan BLT untuk 2.500 Pelaku UMKM

Kompas.com, 1 Februari 2024, 22:13 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Tak bisa dipungkiri sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki kontribusi besar dalam perekonomian Indonesia, mulai dari penyerapan tenaga kerja hingga berperan dalam Produk Domestik Bruto (PDB).

Sayangnya, para pelaku UMKM masih kesulitan mengakses permodalan. Hal ini tentu berdampak pada pertumbuhan dan pengembangan UMKM.

Salah satu dukungan pemerintah untuk mengatasi hal itu adalah dengan memberikan bantuan langsung tunai (BLT).

Baca juga: Intip Cara Memanfaatkan BLT UMKM untuk Usahamu

Seperti yang dilakukan oleh Dinas perindustrian, perdagangan dan usaha kecil menengah (Disperindag dan UKM) Kabupaten Halmahera Tengah (Halteng), Maluku Utara (Malut), yang menyalurkan bantuan langsung tunai (BLT) kepada 2.500 pelaku UMKM.

Kadis Disperindag dan UKM Kabupaten Halteng, Ahma mengatakan, Pemkab kembali menggelontorkan bantuan langsung tunai bagi pelaku UMKM.

Bantuan yang bersumber dari APBD Kabupaten Halmahera Tengah tersebut, bertujuan untuk meringankan beban ekonomi masyarakat, terutama bagi pelaku UMKM yang berpenghasilan rendah.

“Program bantuan ini menyasar sebanyak 2.500 pelaku UMKM, yang tersebar di 10 kecamatan dalam wilayah kabupaten Halmahera Tengah,” jelas Ahma seperti dikutip dari Antara, Kamis (1/2/2024).

“Program bantuan tersebut juga merupakan program strategis PJ Bupati Halmahera Tengah, Ikram M Sangadji, yang dimaksudkan sebagai salah satu upaya pengendalian inflasi, pengentasan kemiskinan, dan percepatan penanganan stunting yang telah menjadi isu nasional,” paparnya.

Baca juga: Pemkab Purworejo Pastikan Pelaku UMKM Terdampak Resesi dan Inflasi Dapat Bansos BLT BBM

Selain itu, skema pemberian BLT bagi pelaku UMKM, dilaksanakan dengan melakukan kerja sama dengan Bank Mandiri Weda dalam hal penyaluran melalui rekening pelaku usaha dengan saldo per pelaku usaha sebesar Rp1.000.000.

“Pemberian BLT melalui rekening ini, dimaksudkan untuk membiasakan pelaku usaha mikro memanfaatkan fasilitas perbankan menuju era digitalisasi UMKM,” katanya lagi.

Ia berharap, ke depan, seluruh transaksi bisnis atau usaha di Halmahera Tengah dapat dilakukan secara digital melalui perbankan.

Di samping itu, salah satu kriteria kemiskinan di daerah dalam survei biaya hidup adalah belum tersedianya buku rekening bagi masyarakat di pelosok, sehingga hal ini juga termasuk dalam upaya pengentasan kemiskinan di kabupaten Halmahera Tengah.

Pembagian BLT bagi pelaku UMKM dilaksanakan secara bertahap, dan tahap pertama telah dilaksanakan pada tanggal 27-28 Januari 2024 di kawasan Patani yaitu kecamatan Patani, Patani Barat, Patani Utara, dan Patani Timur dengan jumlah penerima manfaat sebanyak 1.046 pelaku UMKM.

Sementara untuk tahap kedua, akan dilaksanakan di Kecamatan Weda pada pekan pertama bulan Februari 2024.

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau