Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Tips Bisnis dari Pemilik Bisnis Keramik, Salah Satunya Jangan Mudah Menyerah

Kompas.com, 12 Maret 2024, 07:00 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kamu sedang menjalankan bisnis? Tengah mengalami kejenuhan dalam bisnis?

Tenang. Ini ada tips bisnis dari Antin Sambodo, seorang pemilik Jinjit Pottery, yaitu usaha pottery di Jakarta. Antin telah menjalankan selama 20 tahun lebih sejak tahun 2000 silam.

Awalnya, bisnis Antin tak berjalan sesuai rencananya. Ia merupakan lulusan arsitektur yang bekerja sebagai konsultan arsitektur di sebuah perusahaan.

Krisis moneter melanda tahun 1998 lalu perusahaan tempatnya bekerja bangkrut. Ia memutuskan untuk mengambil les atau kelas pottery.

Baca juga: Kisah Sukses Muchlis Arif Sutopo Membangun Bisnis Keramik sejak 1994

Apa saja tips bisnis dari Antin? Berikut ulasannya.

1. Pilih Bisnis yang Sesuai Passion

Tak lagi menjadi seorang arsitek, menurut Antin menjadi seorang yang melakukan pottery masih nyambung dan berkaitan dengan seni. Antin sangat menyukai seni, maka Ia merasa bisnis yang ia jalani sudah sesuai dengan passionnya.

Dengan sesuai passion, Antin mengaku senang dan tak pernah bosan menjalani usahanya yaitu dalam membuat keramik. Di Jinjit Pottery, ia bisa menuangkan kreativitasnya ke dalam sebuah desain keramik.

Ia bahkan merasa kalau menjalankan bisnis pottery ini tidak ada bedanya dengan bermain. Ia merasa sangat menikmati bisnisnya.

2. Jangan Menyerah

Bertahan lebih dari 20 tahun, Antin telah melalui banyak sekali jatuh bangun usaha Jinjit Pottery. Ia berkata bahwa jangan dipikir sebuah usaha itu selalu di atas dan sebaliknya, tidak juga selalu di bawah.

Intinya kamu tidak boleh menyerah dalam menjalankan bisnis. Untuk menuju kesuksesan bisnis, kamu harus terus berjuang.

3. Kerja dari Hati

Antin mengatakan bahwa semua keramiknya dibuat dari hatinya. Begitu juga desainnya, semuanya ia buat dari apa yang ada di benaknya.

Kerja dari hati akan membuat kamu ikhlas dan bangga akan hasil pekerjaannya. Hal ini akan menjadikan mindset kamu bahwa produkmu mempunyai value yang tinggi, dibanding produk lain. Kamu harus berbangga akan itu.

Baca juga: 4 Tips Sukses Bisnis Kerajinan Keramik Cantik ala Budijanto, Founder Semaya Clay

Dengan mengambil dari nasehat-nasehat Antin Sambodo, para calon pebisnis dapat memperoleh inspirasi dalam menjalankan bisnis. Kunci kesuksesan tidak hanya terletak pada produk atau layanan yang ditawarkan, tetapi juga pada dedikasi, inovasi, dan komitmen untuk terus belajar dan berkembang.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau