Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Strategi Promosi Bisnis Jus, Salah Satunya Kerja Sama Dengan Mahasiswa

Kompas.com - 19/03/2024, 20:50 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Promosi adalah salah satu cara untuk memperkenalkan produk agar semakin dikenal banyak orang. Angka penjualan juga bisa meningkat melalui promosi.

Ada banyak cara untuk promosi produk. Biasanya tiap bisnis memiliki strategi promosi tersendiri yang sesuai dengan produk usahanya. Untuk melakukan promosi, pebisnis harus bisa mengetahui jenis promosi yang ingin digunakan, siapa target pasarnya, dan apa tujuan yang ingin dicapai.

Seperti salah satu outlet jus di Jalan Malabar Ujung Kota Bogor King Juice Farhan yang memiliki strategi promosi tersendiri untuk menarik pembeli. Simak apa saja strategi promosi mereka, salah satunya bekerja sama dengan mahasiswa.

Baca juga: Begini Cara Penjual Jus di Kota Bogor Raup Omzet Rp 6 Juta Sehari

Memasang iklan di aplikasi online

Iklan memang salah satu strategi yang paling sering digunakan untuk promosi bisnis. Owner King Juice Farhan, Farhan (24) juga melakukan hal yang sama untuk bisnisnya, yaitu memasang iklan.

Farhan lebih memilih memasang iklan di aplikasi online seperti Grab Food, GoFood, dan Shopee Food. Menurut Farhan, mungkin beberapa pelaku usaha hanya mendaftarkan tokonya di aplikasi online tapi tidak memasang iklan di dalamnya. Sementara memasang iklan di aplikasi tersebut bisa menaikkan angka penjualan.

“Kami iklan via Grab, Gojek dan Shopee Food. Kalau yang lain mungkin hanya daftar dan jualan saja, tapi kami enggak cukup sampai di sana. Ternyata di dalamnya ada fitur promosi iklan berbayar. Jadi kami pakai itu, untuk iklan berbayar kita menghabiskan Rp 150 ribu per hari,” jelas Farhan saat diwawancarai oleh Kompas.com pada Sabtu (16/03/2024).

Terlebih lagi aplikasi-aplikasi tersebut adalah salah satu platform penjualan yang digunakan sehari-hari. Memasang iklan berbayar di aplikasi yang banyak pembeli tentu sangat menguntungkan.

Menggunakan jasa influencer

Media sosial juga merupakan wadah promosi untuk King Juice Farhan. Mereka sering mengiklankan produknya melalui Instagram dan Tiktok. Biasanya promosi dilakukan dengan membuat konten-konten menarik.

Baca juga: Perubahan Musim Pengaruhi Omzet Penjualan Jus, Owner King Juice Farhan Ungkap Penyebabnya

Bahkan, Farhan mengaku pernah menggunakan jasa influencer untuk mempromosikan jusnya. Nantinya influencer ini akan membuat konten berupa review produk jualan yang ada di King Juice Farhan.

“Kami pernah manggil influencer juga untuk promosikan produk kami. Jadi memang kami bayar secara profesional,” kata Farhan.

Bekerja sama dengan mahasiswa

Outlet pertama King Juice Farhan berlokasi di Jalan Malabar Ujung, Tegallega, Kota Bogor. Lokasi ini dekat dengan Kampus IPB Vokasi. Tidak jarang banyak mahasiswa yang datang setiap harinya untuk membeli jus.

Farhan mengaku banyak melakukan kerja sama dengan mahasiswa untuk promosi. Biasanya kerja sama ini bersifat saling menguntungkan.

Pasalnya, banyak mahasiswa yang datang untuk menyelesaikan tugas yang berkaitan dengan UMKM. Farhan akan membantu dengan bersedia diwawancarai dan dibuatkan video branding oleh para mahasiswa.

“Sejauh ini ternyata banyak yang datang ke kita para mahasiswa. Biasanya mereka mengajak kolaborasi, itu kita terima dan kita bantu dengan senang hati,” lanjut Farhan.

Farhan yang sering membantu mahasiswa ini ternyata bisa menarik lebih banyak pembeli. Karena nama King Juice Farhan menjadi semakin hits di kalangan mahasiswa melalui rekomendasi diantara mereka.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau