Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pelaku Industri Didorong Mulai Terapkan Sustainability dalam Bisnisnya

Kompas.com - 20/05/2024, 15:38 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku usaha industri termasuk UMKM harus mulai memikirkan aspek sustainability dalam bisnisnya. Salah satunya adalah pemanfaatan penyedia jasa internet ramah lingkungan.

Anggota Komisi VII DPR Dyah Roro Esti mengatakan, saat ini pihaknya sedang menyusun rancangan undang-undang energi baru dan terbarukan untuk mengurangi emisi karbon.

"Dengan memperhatikan bahwa saat ini 70 persen listrik kita berasal dari sumber yang kurang ramah lingkungan, inisiatif ini merupakan komitmen kami untuk mendiversifikasi portofolio energi kami dan mempromosikan energi terbarukan untuk masa depan yang berkelanjutan,” kata dia dalam keterangan resminya, Jumat (17/5/2024). 

Baca juga: Pilihan Ide Bisnis Berkelanjutan yang Punya Dampak Baik buat Bumi

Dyah Roro mengatakan, salah satu sektor yang perlu untuk memanfaatkan energi bersih adalah penyedia jasa data center. Untuk itu dia mendorong agar penyedia jasa menggunakan energi yang berkelanjutan.

“Pusat data membutuhkan energi yang signifikan. Untuk mendorong keberlanjutan, kita harus menggunakan sumber energi yang lebih bersih," jelas dia.

Sementara itu, CEO Legrand Benoit Coquart mengatakan pihaknya secara bertahap menyediakan layanan data center yang ramah lingkungan.

Fokus kami adalah meningkatkan efisiensi energi dan kinerja, dan secara bertahap memperkenalkan produk dan solusi yang siap untuk masa depan dan yang dapat membantu pelanggan kami untuk beroperasi dengan keberlanjutan sebagai fokus utama," kata dia.

Baca juga: 3 Kunci Membangun Bisnis yang Sukses dan Berkelanjutan

Dalam kesempatan yang sama, Legrand menyatakan saat ini kecerdasan buatan (artificial intelligence sedang merombak dunia, mendorong industri untuk berinovasi.

Dalam mengatasi tantangan ini, Legrand menyatakan pihaknya mengembangkan solusi data center AI yang dapat diimplementasikan dengan cepat, dan dalam skala yang beragam.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com