Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Cara Menggunakan Video Marketing untuk Mendapatkan Mitra Franchise

Kompas.com - 20/06/2024, 15:20 WIB
Alfiana Rosyidah,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebagai pebisnis yang bergerak di bidang franchise, tentunya kamu perlu untuk mendapatkan mitra untuk memperluas franchise milikmu di tempat lain. Kamu bisa melakukan berbagai strategi untuk memperoleh mitra tersebut. 

Salah satu strategi yang bisa kamu lakukan yaitu membuat video marketing yang menarik bagi para calon mitra. Video yang dibuat pun jangan terkesan asal-asalan. Kamu bisa membuat video marketing seputar franchise yang kamu dirikan. 

Supaya kamu bisa memaksimalkan penggunaan video marketing tersebut, kamu bisa menyimak artikel berikut ini. Kompas.com telah merangkum topik ini dari situs entrepreneur.com

Baca juga: Sedang Memilih Franchise? Pastikan Sesuai Preferensi

Gunakan Konsep Testimoni

Untuk meyakinkan calon mitra franchise, tentunya kamu harus menunjukkan kualitas bisnis franchise yang telah kamu bangun. Kamu bisa membuat video testimoni salah satu mitra yang telah menjadi bagian dari franchise mu. 

Video testimoni tersebut bisa kamu unggah dalam platform online yang kamu miliki, misalnya TikTok, reels Instagram, atau YouTube. Dengan menggunakan testimoni yang baik, calon mitra akan semakin yakin bergabung dengan franchise mu. 

Testimoni yang disampaikan juga tidak secara singkat, tetapi bisa dengan menceritakan pengalaman yang dimiliki seperti bercerita. Arahkan mitra franchise mu untuk menyampaikan pengalaman sebelum dan sesudah menjadi mitra. 

Baca juga: 4 Solusi Mengatasi Masalah Saat Menjalankan Usaha Franchise

Sampaikan Keuntungan Menjadi Mitra Franchise-mu

Para calon mitra tentu mencari franchise yang mampu membawa keuntungan bagi mereka. Oleh karena itu, kamu bisa membuat video yang menggunakan konsep tersebut agar menarik perhatian calon mitra. 

Konsep videonya bisa kamu ambil seperti video testimoni, tetapi lebih menekankan pada keuntungan atau manfaat yang akan didapat selama menjadi mitra. Video dengan konsep bukti sosial seperti ini justru akan lebih meyakinkan dibandingkan dengan konsep video lainnya. 

Setelah mereka menyaksikan video tersebut, calon mitra akan memiliki keinginan untuk memiliki nasib yang sama dengan para mitra. Mereka menjadi menaruh harapan pada franchise mu dan berniat untuk bergabung. 

Baca juga: 3 Tips Penting untuk Membangun dan Mendapatkan Mitra Bisnis Franchise

Buat Video Pelatihan Sebelum Menjadi Mitra

Di masa sekarang, orang-orang lebih menyukai belajar dengan metode audio visual. Oleh karena itu, kamu bisa membuat video pelatihan bagi para calon mitra yang tertarik untuk bergabung dengan franchise mu. 

Dengan catatan, buatlah video pelatihan yang tidak membosankan. Kamu bisa sampaikan hal-hal yang harus dilakukan sebelum menjadi mitra, cara menggunakan perlengkapan yang disediakan oleh franchise, cara mendaftarkan diri menjadi mitra, dan sebagainya. 

Cara ini juga bisa memberikan gambaran bagi para calon mitra mengenai sistem kerja dalam franchise mu. Supaya nantinya mereka tidak kebingungan ketika telah bergabung menjadi mitra dan bisa menjalankan cabang bisnis dengan baik.

Baca juga: Anda Karyawan dan Ingin Berbisnis? Coba Jajaki Franchise Makanan

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Video rekomendasi
Video lainnya

Terkini Lainnya

Beasiswa Pendidikan Wirausaha Diharapkan Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo Gibran

Beasiswa Pendidikan Wirausaha Diharapkan Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo Gibran

Program
5 Strategi Menemukan Prospek Penjualan, Pelaku Usaha Pemula Harus Tahu

5 Strategi Menemukan Prospek Penjualan, Pelaku Usaha Pemula Harus Tahu

Training
Kisah Winny Rintis Bisnis Gula Aren dengan Brand Asa Palm Sugar Preanger

Kisah Winny Rintis Bisnis Gula Aren dengan Brand Asa Palm Sugar Preanger

Jagoan Lokal
UMKM di Kaltara Dibekali Ilmu Ekspor Produk

UMKM di Kaltara Dibekali Ilmu Ekspor Produk

Program
Kenali 'Data Driven' Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Kenali "Data Driven" Agar Berbisnis Lewat TikTok Lebih Optimal

Training
Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Program
Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Tingkatkan Kompetensi UMKM di Papua, Kementerian Investasi Bersama Dekranas Gelar Forum Pelatihan

Training
4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

4 Cara Menarik Pelanggan Saat Membangun Bisnis Baru

Training
40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

40 Pelaku Usaha di Penjaringan Ikut Pelatihan Kuliner, Salah Satunya Dilatih Buat Menu Mie Gacoan

Program
Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Diskop Kulon Progo Sebut 1.066 Produk UMKM Lolos Kurasi BelaBeliKu

Program
KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

KemenKopUKM dan BRIN Jajaki Kerja Sama Komersialisasi Hasil Riset Pengembangan UMKM

Program
Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Holding BUMN Pangan Gandeng INKUD untuk Sediakan Benih Unggul bagi Petani

Program
Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri 'Banjiri' Pasar Rangkasbitung

Produksi Lokal Menurun, Gula Aren Asal Kediri "Banjiri" Pasar Rangkasbitung

Training
YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

YDBA Targetkan 300 dari 1.300 UMKM Binaannya Bisa Mandiri

Program
Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Minuman Kopi Satu Liter Jadi Penyelamat Bisnis Dua Coffee

Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com