Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tingkatkan Keterampilan Pelaku UMKM, PLN Ajak 250 IRT Pelatihan Menjahit dan Membatik

Kompas.com, 22 Juli 2024, 22:28 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Kontribusi para wanita dalam sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memberikan dampak yang signifikan terhadap perekonomian.

Wanita yang terlibat dalam UMKM sering kali menjadi pencipta lapangan kerja bagi komunitasnya.

Dengan mendirikan dan menjalankan usaha, mereka tidak hanya menyediakan pekerjaan bagi diri mereka sendiri tetapi juga bagi orang lain di sekitar mereka, termasuk anggota keluarga, tetangga, dan teman.

Baca juga: PLN Gelar Bimtek Desain Kemasan Produk untuk Pelaku UMKM Sulbar dan Sulteng

Sebagai upaya mendorong pemberdayaan wanita, PT PLN UID Sumatera Barat dan Yayasan Sahabat Rangkul Indonesia menggelar pelatihan menjahit dan membatik untuk 250 orang ibu rumah tangga (IRT).

Champion Srikandi PLN UID Sumbar serta Manajer PLN UP 3 Padang Wilsriza mengatakan, pelatihan tersebut merupakan bentuk tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL), yaitu dengan memberikan kontribusi dalam meningkatkan kualitas perekonomian lingkungan.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap bisa mendorong pengembangan dan pemberdayaan kelompok wanita, sekaligus mengoptimalkan produktivitas dan kualitas produk, sehingga terjadi peningkatan ekonomi masyarakat," kata Wilsriza seperti dikutip dari Antara, Senin (22/7/2024).

Ia mengatakan, kehadiran PLN di tengah masyarakat tidak hanya untuk memastikan ketersediaan infrastruktur ketenagalistrikan, tetapi juga turut menggerakkan ekonomi masyarakat melalui program TJSL.

“PLN berkomitmen tidak hanya fokus pada kegiatan bisnis semata, tetapi juga berdampak pada kehidupan Masyarakat, sehingg, program TJSL PLN diarahkan menyentuh langsung aspek kehidupan masyarakat," jelasnya.

Ia mengatakan, hal itu merupakan upaya PLN dalam mewujudkan tercapainya pertumbuhan ekonomi berkualitas melalui keberlanjutan peluang kerja dan usaha, inovasi, industri, infrastruktur memadai, dan pengembangan UMK, serta membuka lapangan pekerjaan bagi masyarakat desa.

Baca juga: PLN Gandeng 6 Startup untuk Kembangkan Bisnis di Luar Kelistrikan

Penjabat (Pj) Wali Kota Padang, Andree Algamar yang ikut menghadiri kegiatan itu, menyatakan dukungannya untuk kegiatan tersebut karena bisa meningkatkan keterampilan pelaku UMKM, sehingga mampu menghasilkan produk dengan nilai ekonomis yang tinggi.

"Dengan keterampilan menjahit dan membatik dari PLN dan Sahabat Rangkul Indonesia ini, harapan kita juga mampu meningkatkan keterampilan ibu rumah tangga. Selain memertahankan seni dan budaya, ini akan ada nilai ekonomisnya," ujarnya.

Anggota DPR RI Komisi VI Andre Rosiade dalam sambutannya secara virtual berharap dengan pelatihan menjahit dan membatik ini, UMKM di Kota Padang semakin diberdayakan. Sejalan dengan itu, produk yang dihasilkan mampu bersaing di pasar nasional hingga internasional.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau