Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Beasiswa Pendidikan Wirausaha Diharapkan Jadi Prioritas Pemerintahan Prabowo Gibran

Kompas.com, 23 Juli 2024, 21:32 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

KOMPAS.com - Bonus demografi 2030 jika dapat dimanfaatkan secara optimal, dapat mendorong pertumbuhan ekonomi Indonesia ke tingkat yang lebih tinggi.

Salah satu upaya untuk mengoptimalkan bonus demografi ini adalah dengan menumbuhkan semangat kewirausahaan.

Sinergi dunia pendidikan dan dunia usaha melalui pemberian beasiswa, merupakan bukti nyata dalam mendorong lahirnya wirausaha.

Baca juga: Penyebab Kegagalan dalam Wirausaha, Pelaku Usaha Pemula Harus Tahu

Apalagi, pemerintah Indonesia melalui Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 2 Tahun 2022 memiliki target pada tahun 2024 akan tercipta 1 juta wirausaha baru.

Kamrussamad ketua Umum HIPKA- Himpunan Pengusaha KAHMi berharap, Pemerintahan Prabowo Gibran menyiapkan beasiswa bagi pelajar dan mahasiswa yang berorientasi wirausaha, untuk mendorong kemandirian ekonomi di kalangan generasi muda.

“Pendidikan kewirausahaan sangat penting dalam mempersiapkan generasi muda, agar memiliki jiwa kewirausahaan,” kata Kamrussamad pada acara MoU Beasiswa HIPKA dengan Universitas Insan Cita Indonesia, di Jakarta Selatan.

“Jiwa kewirausahaan seperti berani mengambil risiko, berani melakukan inovasi, jujur, pantang menyerah dan keinginan untuk berprestasi merupakan modal yang harus dijadikan kebiasaan mahasiswa,” jelasnya dalam keterangan resmi yang diterima Kompas.com, Selasa (23/7/2024).

Pemerintahan Prabowo-Gibran diketahui akan berupaya keras mewujudkan Visi Indonesia Emas tahun 2045 sebagai negara maju, di mana ekonomi nasional perlu untuk bertransformasi dengan menghasilkan PDB per kapita mencapai USD 23.000 hingga USD 30.300.

“Untuk mencapai cita-cita tersebut, diperlukan SDM unggul dan berdaya saing,” tegas Kamrussamad.

Baca juga: 5 Pola Pikir Wirausaha untuk Mencapai Kesuksesan Bisnis

Menurutnya, Universitas dapat berperan sebagai inkubator bagi wirausahawan muda, dengan menyediakan berbagai program dan layanan yang mendukung pengembangan bisnis mereka.

Pada acara MoU Beasiswa HIPKA dengan Universitas Insan Cita Indonesia (UICI) turut hadir Prof Laode Masihu Kamaluddin Rektor UICI sekaligus Dewan Pakar Prabowo Gibran dan DR Herman Khaeron Anggota DPR RI serta Direktur Utama LPDP Andin Hadiyanto.

Sebagai informasi, UICI didirikan oleh Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI), dan memperloleh Izin Pendirian Nomor 1183/M/2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia pada 30 Desember 2020.

Salah satu keunikan UICI, merupakan kampus digital pertama yang 100% proses belajar mengajarnya di Indonesia.

UICI juga secara bertahap mengembangkan integrasi inovasi teknologi seperti Digital Simulator, Artificial intelligence, Block Chain, Virtual and Augmented Reality (VR-AR), Voice Recognition menjadi sebuah platform yang fully digital base (otomatisasi), untuk dapat memberikan pelayanan anyone, anywhere, anytime, dan any device kepada mahasiswa.

Baca juga: 7 Kewajiban Bisnis yang Harus Diketahui Setiap Wirausaha

Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.


Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau