Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Perumda Dharma Santika Jalin Kerja Sama dengan Mariot Group Memasok Hasil Bumi dan Produk UMKM Lokal

Kompas.com, 31 Juli 2024, 23:30 WIB
Bestari Kumala Dewi

Editor

Sumber Antara

KOMPAS.com - Adanya kerja sama yang terjalin antara Perumda Dharma Santika Tabanan dengan Mariot Grup membawa kepastian bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), petani, dan peternak terkait penyerapan hasil bumi dan produk yang dihasilkan di daerah itu.

Sekretaris Daerah Kabupaten Tabanan I Gede Susila mengatakan, dengan adanya pasar atau permintaan dari hotel bintang lima dan juga pasar internasional, hasil pertanian, peternakan, serta UMKM dengan cepat terserap.

"Inisiasi kerja sama Perumda Dharma Santika dengan Mariot Group internasional ini sudah luar biasa dampaknya, tidak menimbulkan keraguan bagi para petani kita di Tabanan, karena mampu menembus pasar internasional," katanya saat penandatanganan Memorandum of Understanding (MOU) antara Perumda Dharma Santika dan Marriot Group, di Badung, Bali, Rabu (31/7/2024).

Baca juga: Panitia Pastikan Stan untuk UMKM di PON 2024 Gratis

Namun demikian, kerja sama tersebut harus membuat para petani, peternak, dan pelaku UMKM berkomitmen memiliki standar dan kualitas terbaik, agar kerja sama tersebut dapat berjalan dengan baik.

“Jangan sampai kerja sama tersebut akan berakhir kurang baik, karena alasan pasokan produksi yang tersendat-sendat, kualitas produksi yang tidak sesuai dengan standar ataupun hal lainnya,” I Gede Susila seperti dikutp dari Antara.

Pemerintah daerah Kabupaten Tabanan, kata dia, akan senantiasa mendorong para pelaku usaha untuk memperluas jaringan usahanya, melalui perusahaan milik daerah untuk mewujudkan Tabanan Era Baru.

Sementara itu, Direktur Perumda Dharma Santika Kabupaten Tabanan Kompyang Pasek Wedha menyatakan, kolaborasi dengan Mariot Grup bertujuan untuk memperkuat sinergi antara kedua belah pihak dalam berbagai bidang, terutama dalam mendukung pemasaran dan pemanfaatan produk pertanian, perikanan, dan industri lokal Bali dengan tagline "By Bali, For Bali."

Sehubungan dengan inisiatif Marriott Group Internasional, yang terdiri dari 27 hotel yang tersebar di seluruh Bali, kegiatan ini bertujuan untuk memperkuat dan mendukung rantai pasok nilai lokal serta meningkatkan pemberdayaan UMKM, peternak, dan petani di Bali, khususnya di Kabupaten Tabanan.

"Kami menyuplai 7,5 ton hingga 10 ton beras per bulan, telur 6.000-8.000 per hari, itu belum optimal dari potensi 25.000 butir telur per hari. Untuk sayur masih fluktuatif," paparnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama tersebut membuka lebih banyak petani dan peternak, serta UMKM untuk menyuplai daging ayam, buah-buahan, ikan, dupa, suvenir, makanan ringan ringan dan juga hasil kerajinan dan hasil bumi lainnya.

Baca juga: Perkuat UMKM, Kota Batu Didorong Punya Rumah Kurasi dan Rumah Vokasi

Dia menjelaskan, komitmen berkelanjutan dari Marriott Group Internasional dan Perumda Dharma Santika setelah MOU yang telah ditandatangani sebelumnya pada 30 November 2021 lalu, merupakan langkah strategis untuk meningkatkan kolaborasi antara sektor industri perhotelan dan sektor-sektor ekonomi lokal guna memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat, serta mendorong pertumbuhan ekonomi yang berkelanjutan di wilayah Tabanan.

Hal tersebut sejalan dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 99 Tahun 2018 tentang Pemasaran dan Pemanfaatan Produk Pertanian, Perikanan, dan Industri Lokal Bali yang isinya mendorong penggunaan produk-produk lokal Bali dalam berbagai sektor industri dan meningkatkan kesejahteraan petani, nelayan, serta pelaku industri lokal.

"Kolaborasi ini diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi lokal dan menciptakan peluang baru bagi para pelaku usaha di Bali," katanya.

Sementara itu, Ramesh Jackson, Area Vice President Indonesia & Malaysia Marriott Internasional mengatakan Marriot Group, sebagai salah satu grup hotel internasional terkemuka, berkomitmen untuk mendukung produk-produk lokal Bali dalam operasional hotelnya di seluruh dunia.

Hal ini akan memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan penjualan produk UMKM, sekaligus memberikan kesempatan bagi petani dan nelayan lokal untuk memasarkan produk mereka dengan lebih luas.

Dia mengatakan, Marriot Group Internasional berencana untuk memprioritaskan produk-produk lokal dalam kebutuhan hotelnya, termasuk bahan makanan, kerajinan tangan, dan produk lainnya.

Hal ini tidak hanya membantu meningkatkan pendapatan para pelaku UMKM, tetapi juga memberikan kesempatan bagi mereka untuk meningkatkan kualitas produk dan daya saing di pasar global.

Baca juga: Dorong Ekspor, Bea Cukai Jayapura Ajak Pelaku UMKM Manfaatkan Klinik Ekspor

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau