Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tahapan dan Strategi Melakukan Business Matching, Sudah Tahu?

Kompas.com - 14/10/2024, 15:03 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Dalam dunia bisnis, ada satu kegiatan yang bisa sangat menguntungkan pelaku usaha yaitu business matching. Business matching adalah proses di perusahaan atau individu bertemu pihak lain untuk mengeksplorasi kemungkinan kerja sama atau kolaborasi yang saling menguntungkan.

Pada dasarnya, tujuan utama dari business matching adalah untuk menemukan peluang bisnis baru dan menjangkau potensi pasar yang lebih luas. Business matching dapat membantu perusahaan memperluas jaringan, meningkatkan penjualan, dan menciptakan hubungan yang positif dengan pihak lain untuk mencapai tujuan bersama.

Business matching biasanya dilakukan untuk jalin kemitraan untuk mengembangkan produk bersama, menemukan investor untuk mendanai proyek, menjalin hubungan dengan pelanggan potensial atau distributor, hingga mendapat supplier yang dibutuhkan untuk operasional.

Baca juga: Tips Jalin Kerjasama Bisnis B2B dengan Hotel dan Kafe

Pelaku usaha biasanya mencari peluang business matching melalui acara networking, pameran dagang, atau platform online yang khusus dirancang untuk mempertemukan pelaku bisnis.

Oleh karena itu, pelaku usaha perlu tahu apa saja yang harus dilakukan saat business matching agar sukses mendapat partner yang menguntungkan, berikut ini tahapan business matching secara umum seperti yang dilansir dari b2match.com,

1. Identifikasi Kebutuhan

Tahap pertama yang perlu kamu lakukan adalah mengidentifikasi apa tujuan dan kebutuhan spesifik kamu ingin melakukan business matching. Kamu perlu mengetahui apa yang ingin dicapai, misalnya apakah kamu ingin mencari mitra, investor, pemasok, atau justru pelanggan baru.

Baca juga: 4 Tips Membangun Merek yang Kuat untuk Bisnis

Singkatnya, coba tentukan secara jelas jenis partner atau kolaborasi seperti apa yang diinginkan. Tipsnya, kamu bisa membuat deskripsi yang ringkas dan informatif tentang produk atau layananmu, termasuk keunggulan kompetitif, nilai tambah, hingga apa kekurangan dan tujuan baru yang bisa membuat bisnis kamu berkembang.

Dari sini kamu akan tahu tujuan apa yang ingin kamu capai untuk bisnis kamu, siapa yang kamu butuhkan, dan kerja sama seperti apa yang membuat kamu mudah merealisasikan tujuan tersebut.

2. Pencarian Partner

Selanjutnya, jika kamu sudah mengetahui siapa partner yang kamu butuhkan, maka kamu bisa lanjut ke tahap pencarian. Tahap ini juga tidak bisa sembarangan, perlu ada strategi agar kamu bisa menemukan partner yang tepat dan menguntungkan.

Kamu bisa mencari calon partner yang relevan melalui berbagai saluran, seperti pameran, seminar, platform online, atau jaringan profesional. Akan lebih menguntungkan jika kamu terlibat dalam komunitas bisnis, asosiasi, dan acara industri untuk memperluas jaringan dan menemukan peluang matching.

Baca juga: Tips untuk Pelaku Usaha Sebelum Merekrut Pekerja Disabilitas

Bahkan, jika ingin mendapat jangkauan yang lebih luas lagi kamu bisa bekerja sama dengan lembaga pemerintah, inkubator, atau organisasi non-profit yang sering menyelenggarakan acara business matching. Peluang kamu untuk menemukan partner yang paling menguntungkan akan lebih tinggi.

Namun, jika kamu belum memiliki kesempatan untuk itu, ada tips lain yang bisa kamu coba. Manfaatkan platform business matching yang tersedia, seperti Linkedin, marketplace, atau situs khusus untuk UMKM. Gunakan pula media sosial dan platform digital untuk mempromosikan bisnis dan menarik perhatian calon partner. 

3. Penyaringan Calon 

Jika kamu sudah memiliki beberapa list partner atau sudah ada pihak yang melirik dan tertarik dengan bisnis kamu, selanjutnya kamu bisa melakukan evaluasi.

Identifikasi segmen pasar yang tepat untuk produk atau layanan kamu terhadap calon partner tersebut berdasarkan kriteria tertentu, seperti visi, misi, produk, atau layanan yang ditawarkan. 

Baca juga: Tips Pemasaran Musiman, Stok Barang Auto Laris

Kenali calon partner Anda untuk memastikan bahwa mereka memang relevan dan dapat menyesuaikan dengan tawaran kerja sama kamu.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau