Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Kiat Dasar Memulai Usaha Makeup Artist

Kompas.com, 23 November 2022, 19:00 WIB
Gabriela Angelica,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini, model usaha yang menawarkan jasa juga terus berkembang, salah satunya usaha make-up artist (MUA).

Bagi orang-orang yang gemar dan pandai untuk merias wajah, bisnis MUA seharusnya jadi peluang yang menjanjikan untuk menyalurkan hobi dan skill mereka.

Namun, terkadang seringkali ada hambatan atau ketakutan yang menghalangi niat untuk memulai usaha ini.

Hambatan-hambatan yang umumnya seperti keterbatasan alat make-up, klien dengan karakteristik kulit yang berbeda-beda, preferensi model make-up yang beragam, hingga keterbatasan akses serta link menuju klien.

Baca juga: Bangkitkan UMKM Fesyen, Purworejo Modest Fashion Day Digelar

Seharusnya, sebagai seorang yang baru ingin memulai atau merintis usaha rias wajah, Kamu tidak perlu khawatir. Bisnis ini bisa dimulai dengan ‘modal’ yang cukup atau disesuaikan dengan kemampuan.

Apa saja ‘modal’ yang dibutuhkan? Bagaimana menyesuaikan modal dan memanfaatkan skill Kamu untuk memulai usaha rias wajah? Berikut beberapa kiatnya.

1. Memulai dengan Modal Kecil

Seorang MUA profesional umumnya membutuhkan modal yang tidak kecil. peralatan yang tidak sedikit. Mulai dari nilai alat make-up nya, biaya kursus make-up, hingga modal akomodasi.

Namun, seorang pemula tidak wajib untuk memulai usaha rias wajah dengan peralatan yang mewah dan mahal.

Baca juga: Kain Jumputan Marno Collection, Jenis Batik Tradisional untuk Fesyen dan Buah Tangan dari Mojolaban

Kamu bisa memulai bisnis ini bahkan dengan peralatan yang masih sesuai dengan budget, yang penting alat tersebut aman dan memang layak untuk digunakan. Mulailah mencari kerabat, teman, atau keluarga yang dapat dijadikan klien awal.

2. Keinginan untuk Terus Belajar dari Mana saja

Pada umumnya, Kamu bisa membekali pengetahuan seputar make-up dan tata rias dengan belajar di sekolah kecantikan atau kelas kursus make-up. Namun, di era digital yang terus berkembang ini, kita dapat meraih ilmu dari mana saja.

Banyak MUA profesional yang membagikan konten kelas, tutorial, dan tips seputar teknik make-up secara gratis di berbagai platform, misalnya YouTube, TikTok, Instagram, dan lainnya.

Bahkan, tidak sedikit juga yang membuka kelas atau workshop yang dapat diikuti secara gratis.

3. Pentingnya Explore dan Eksperimen dengan Berbagai Jenis Wajah dan Make-up

Ragam Bentuk wajah, undertone kulit, kondisi kulit, dan karakteristik wajah lainnya sangat penting untuk dipelajari.

Sebagai orang yang sedang merintis usaha make-up artist dan belajar tentang teknik rias wajah, Kamu tidak bisa menyamaratakan teknik make-up pada karakteristik wajah yang berbeda.

Baca juga: Manfaatkan Bahan-bahan di Sekitar, Amanda Jalankan Bisnis Fesyen Ramah Lingkungan

Setiap klien memiliki jenis dan kondisi wajah masing-masing. Untuk itu, eksperimen dan pengalaman rias wajah pada jenis wajah yang berbeda sangat penting untuk meningkatkan skill dan citra sebagai seorang MUA.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau