Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kemenkop UKM Beri Penghargaan untuk Tiga Besar Pahlawan Digital UMKM 2022

Kompas.com - 07/12/2022, 17:42 WIB
Gabriela Angelica,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi dan UKM memberikan penghargaan kepada pahlawan digital usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) 2022. Penghargaan ini diberikan setelah melalui proses kurasi panjang.

Penggagas Pahlawan Digital UMKM sekaligus Staf Khusus Presiden RI, Putri Tanjung menceritakan awal mula event yang melahirkan ajang Pahlawan Digital UMKM ini.

"Karena aku dekat banget sama UMKM, waktu pandemi banyak banget yang direct message (DM), chat, dan segala macam soal UMKM yang merugi karena permasalahan-permasalahan yang dirasakan saat pandemi," tutur Putri saat acara Awarding Day Pahlawan Digital UMKM 2022, Selasa (6/12/2022).

Baca juga: Tim Dosen UMM Ini Bantu Penjual Jamu di Malang "Go Digital"

Pada masa itulah, Putri melihat banyaknya inovator yang berupaya membantu pelaku UMKM di masa sulit saat pandemi. Ia mulai tergerak dan mengajak Kementerian Koperasi dan UKM untuk mencari lebih banyak inovator muda yang bisa membantu pelaku UMKM.

"Bukan hanya membantu UMKM untuk survive saat pandemi, tapi juga untuk thrive (berkembang pesat)," tambah Putri.

Alasan itulah yang mendasari pelaksanaan program Pahlawan Digital UMKM. Program yang sudah ada sejak 2020 ini pun terus mengalami perkembangan dari segi peserta dan inovasi yang dibawakan.

Pahlawan Digital UMKM 2022 berhasil menarik 300 lebih inovator yang mendaftar dari daerah yang beragam, bahkan dari luar Jabodetabek.

Putri juga mengungkapkan sedikit kekagumannya karena kehadiran leader perempuan yang lebih terlihat pada pahlawan digital tahun ini.

Staf Khusus Kementerian Koperasi dan UKM, Fiki Satari juga menyampaikan bahwa peran pahlawan digital ini tidak hanya membantu para pelaku UMKM, tapi juga mendukung percepatan dukungan pemerintah agar UMKM bisa go digital.

"Presiden bilang target 30 juta UMKM harus go digital, coba bayangkan kalau pemerintah harus kawal UMKM satu-persatu untuk onboarding go digital," ujar Fiki di kesempatan yang sama.

Baca juga: Kisah Loka Coffee, Usaha Kopi Sembalun yang Dirintis oleh Seorang Guru

Maka dari itu, peran para pahlawan digital sangat diperlukan untuk membantu dan menghimpun para pelaku UMKM lebih banyak dan lebih cepat untuk go digital.

Pahlawan Digital UMKM

Setelah proses kurasi yang panjang selama 2022 ini, akhirnya sudah didapatkan 3 besar pahlawan digital UMKM dari 10 peserta yang sudah ditunjuk dari periode kurasi sebelumnya.

Pada peringkat ke-3 ada Djoin asal Bali yang mengembangkan solusi holistik bagi koperasi, lalu Warjali di posisi ke-2 dari Jakarta yang membuka akses bagi UMKM kuliner untuk mendapatkan bahan baku serta permodalan.

Kemudian, di peringkat satu ada Surplus asal Jakarta, sebuah platform yang mengusung konsep "Anti Food Waste". Mereka hadir sebagai solusi dari limbah makanan dan menambah pemasukan bagi para pelaku UMKM restoran.

Selain tiga besar yang berhasil menjuarai ajang ini, ketujuh pahlawan digital yang lain pun ikut mendapatkan hadiah dan mereka semua akan tetap menjadi bagian dari inovator yang bekerja sama dengan Kemenkop UKM untuk menghimpun para pelaku UMKM lokal.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau