Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Feren Membangun Usaha Mentai Cake Petitelicious dengan Modal di Bawah Rp 1 Juta

Kompas.com - 14/06/2023, 15:10 WIB
Rheina Arfiana,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pandemi Covid-19 yang terjadi di tahun 2019 mengharuskan masyarakat untuk bekerja dari rumah. Hal ini juga dirasakan oleh Feren (25), yang bekerja sebagai manajer operasional di coffee shop.

Selama bekerja dari rumah, pendapatan juga ikut menurun. Dengan alasan itu, Feren yang menyukai mentai iseng membuat mentai rice box dengan nama Petitelicious, untuk dijadikan pekerjaan sampingan.

“Nah, saya tawarkan ke teman-teman melalui sosial media, WhatsApp, dan semakin ke sini kayak harus dikembangkan lagi karena sudah mulai naik (permintaannya),” ungkap Feren ketika dihubungi Kompas.com, Rabu (14/6/2023).

“Kalau kayak gini aja enggak bisa berkembang, jadi akhirnya saya mencoba untuk menjual mentai cake di tahun 2020-an sekaligus resign dari tempat bekerja,” sambung Feren.

Baca juga: 5 Kesalahan yang Harus Dihindari Saat Merintis Bisnis Kuliner

Awalnya ia hanya menggunakan Instagram, seiring berjalannya waktu Feren jugz menggunakan e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia.

Target pasar usaha mentai cake Petitelicious untuk semua kalangan dan untuk pengiriman sejauh ini masih di dalam pulau Jawa seperti Jakarta, Depok, Tangerang, dan lainnya.

Feren mengungkap, untuk proses produksi mentai cake dibantu oleh 2 orang pekerja di bagian produksi dan admin. Selain itu, waktu yang dibutuhkan untuk memproduksi mentai cake sekitar 15 menit sampai 1 jam tergantung dari kesulitan desain.

Waktu pembuatan terbilang cepat, karena bahan untuk membuat mentai cake sudah di-prepare sesuai dengan jumlah orderan yang masuk.

Baca juga: Cara Tingkatkan Brand Awareness Bisnis Kuliner, Sudah Tahu?

Letter mentai cake brand Petiteliciousdok.pemilik Petitelicious Letter mentai cake brand Petitelicious

Seiring berjalannya waktu, usaha mentai cake Petitelicious juga memproduksi bento mentai cake, letter mentai cake, dan whole mentai cake. Untuk harga brrkisar Rp100 ribu sampai Rp349 ribu.

Hal yang membedakan produk mentai cake dengan usaha lain yang sejenis adalah mentai cake Petitelicious memiliki letter mentai cake yang bentuknya huruf per huruf, mentai cake bergambar, dan bisa menerima custom.

“Untuk daya tahan mentai cake, saya sarankan untuk 1 hari di suhu ruang dan bisa 2 hari sampai 3 hari untuk suhu kulkas,” jelas Feren.

Baca juga: 7 Ide Bisnis Makanan Anti-ribet untuk Pebisnis Pemula

Saat ini, dikatakan Feren, usaha mentai cake masih online, tetapi apabila customer ingin pick-up langsung ke tempat, bisa ke lokasi taman modern Cakung, Jakarta Timur.

Ketika ditanya soal modal, ia mengatakan modal awal tidak terlalu banyak, masih di bawah Rp1 juta, yang ia ambil dari tabungannya. Sedangkan untuk pendapatan selama satu bulan saat ini, bisa sampai 2 digit.

Feren berharap, usaha mentai cake Petitelicious bisa terus berkembang, bisa membuka toko offline, dan membuka cabang.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau