Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Verifikasi dan Edukasi Pelaku UMKM, Amartha Memiliki 8.000 Karyawan di Lapangan

Kompas.com - 16/06/2023, 19:00 WIB
Rheina Arfiana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.comAmartha sebagai platform yang menyediakan pinjaman modal untuk pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) pedesaan mempunyai misi menciptakan kesejahteraan yang merata.

Tidak hanya itu, Amartha juga meningkatkan kesejahteraan masyarakat piramida terbawah di Indonesia. Sejauh ini, Amartha telah mendampingi sebanyak 1,7 juta pelaku UMKM dengan menyalurkan modal Rp12 triliun.

CEO Amartha, Andi Taufan Garuda Putra, mengatakan pelaku UMKM yang didampingi adalah orang yang sudah memiliki bisnis, pernah gagal membuat bisnis, dan ingin mengulang bisnis kembali.

Baca juga: BCA Digital Gandeng Amartha untuk Salurkan Pembiayaan ke UMKM

“Pelaku bisnis tersebut yang kita dampingi dan yang membedakan, Amartha memiliki tim lapangan sebanyak 8.000 orang karyawan. Tim lapangan kita itu mendampingi setiap pelaku UMKM,” kata Andi Taufan saat media visit Amartha ke Kompas.com, Jumat (16/6/2023).

“Tim lapangan tidak hanya melakukan kunjungan, tetapi juga memberikan bermacam tindakan pengajaran seperti literasi keuangan, literasi entrepreneurship, pengetahuan digital. Jadi, Amartha memberikan layanan yang lebih komprehensif,” sambung Andi Taufan.

Amartha juga memberikan edukasi ke pelaku UMKM dan memastikan bahwa mereka meminjam modal dengan bijak. Pelaku UMKM melakukan peminjaman sesuai dengan kemampuan bayarnya.

Baca juga: Ini Waktu Terbaik Mengajukan Pinjaman Modal Usaha

Untuk pelaku UMKM yang ingin melakukan peminjaman akan diverifikasi secara langsung. Hal ini karena mereka berbeda dengan merchant online yang bisa diketahui transaksinya.

Selain itu, Amartha tak menggunakan jaminan aset. Sehingga, Amartha mengelola resiko pinjaman dengan menggunakan kelompok yang anggotanya memiliki tempat tinggal yang berdekatan.

Dengan menggunakan kelompok tersebut, anggota kelompok bisa mengingatkan satu sama lain apabila ada yang telat membayar.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau