Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Oh Beauty Festival 2023 Gandeng DOKU untuk Pembayaran Cashless

Kompas.com - 07/10/2023, 16:26 WIB
Bestari Kumala Dewi

Penulis

KOMPAS.com - Industri kecantikan di Indonesia terus meningkat pesat belakangan ini. Terbukti dengan naiknya jumlah perusahaan di bidang kecantikan hingga 20,6 persen, yang berarti bertambah menjadi 913 industri di tahun 2022 lalu.

Menariknya, 835 dari 913 industri kecantikan tersebut, merupakan sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM).

Hal ini menunjukkan bisnis kecantikan memiliki potensi dan peluang besar di Indonesia.

Berangkat dari hal itu, Overheard Beauty kembali menggelar Oh Beauty Festival untuk kali kelima. Ada 80 brand kecantikan ikut serta dalam gelaran ini.

Baca juga: Festival Budaya Pasar Terapung 2023 Jadi Kesempatan Mengenalkan Produk UMKM dan Wisata

Dikatakan Co-founder Oh Beauty Festival Irina Chatarina, dalam kurasinya, Oh Beauty Festival tak hanya membawa brand-brand ternama, tapi juga brand-brand yang terbilang masih baru, baik itu brand skincare atau brand make up.

“Di sini mostly local brand, kami juga mengajak brand-brand yang baru muncul dan yang lagi hype. Jadi, enggak hanya brand-brand yang sudah punya nama besar,” ujar Irina kepada Kompas.com, Jumat (6/10/2023).

“Kami juga ada komunitas Overheard Beauty, dari sana kami tahu apa saja yang market inginkan. Selain itu, kurasi brand juga disesuaikan dengan idealisme kami, beauty should be fun and should be inclusive,” lanjutnya.

Lebih lanjut Irina menyebutkan, Oh Beauty Festival menawarkan berbagai aktivitas menarik, mulai dari talkshow, games, hingga penampilan eksklusif dari beberapa musisi untuk menemani para pengunjung berbelanja.

Baca juga: E-Wallet jadi Alternatif Pembayaran Terbesar bagi UMKM, QRIS Dinilai Pendorong Utama

Overheard Beauty di Oh Beauty Festival, yag berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Oktober 2023 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan.KOMPAS.com Overheard Beauty di Oh Beauty Festival, yag berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Oktober 2023 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan.

QRIS DOKU untuk Pembayaran Non Tunai

Untuk memudahkan para pengunjung, Oh Beauty Festival mengharuskan sistem pembayaran cashless atau non tunai, sehingga pengunjung tak harus membawa uang tunai.

Terkait hal ini, Oh Beauty Festival menggandeng DOKU sebagai penyedia layanan QRIS (Quick Response Code Indonesian Standard).

Dalam kesempatan yang sama, AVP of Business Development & Partnership SME of DOKU Herunata Joseph menuturkan, proses pembayaran cashless atau non tunai sejalan dengan program Bank Indonesia yang mendorong penggunaan uang non tunai.

Di mana transaksi non tunai dapat membantu mengurangi belanja negara untuk pencetakan uang kertas, karena peredaran uang kertas berkurang.

“Oh Beauty Festival ini bekerja sama dengan Bank Indonesia, yang sedang menggalakkan message transaksi cashless, DOKU di sini mensupport dengan pembayaran melalui QRIS,” kata Heru.

Baca juga: QRIS Bisa Permudah UMKM untuk Dapatkan Akses Permodalan

Menurutnya, pembayaran cashless dengan QRIS DOKU memudahkan para pembeli dan juga penjual. Pasalnya, pembeli bisa scan barcode melalui rekening bank atau e-wallet apa pun.

“Begitu juga dengan pelaku usaha, tidak harus membuka rekening bank tertentu. Nasabah bank apa saja bisa. Ini sesuai dengan tagline DOKU, yang ingin membuat pembayaran lebih cepat, mudah, dan lengkap,” jelasnya.

Oh Beauty Festival berlangsung dari tanggal 5 hingga 8 Oktober 2023 di City Hall Pondok Indah Mall 3, Jakarta Selatan.

Selain itu, para beauty enthusiast juga bisa membeli produk secara online melalui Tokopedia.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau