Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Meski Banyak Digunakan UMKM, QRIS juga Miliki Tantangan

Kompas.com - 25/06/2023, 07:00 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.comQuick Response Code Indonesian Standard atau yang biasa disebut dengan QRIS merupakan standarisasi pembayaran menggunakan metode QR Code dari Bank Indonesia.

Penggunaan QRIS diharapkan bisa memudahkan dan membuat aman proses transaksi.

Deputi Direktur Kelompok Pengembangan UMKM, Departemen Pengembangan Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) dan Perlindungan Konsumen Bank Indonesia, Mira Rahmawaty, menyebutkan bahwa penggunaan QRIS didominasi oleh para pelaku UMKM dengan persentase sebesar 91 persen dari total pengguna QRIS.

Besarnya penggunaan teknologi digital ini menjadi suatu hal yang menggembirakan terkait dengan berhasilnya digitalisasi yang sudah diterapkan oleh para pelaku UMKM.

Namun, di sisi lainnya ternyata hal ini juga menjadi tantangan yang perlu dihadapi dan diantisipasi semaksimal mungkin, tak hanya bagi pihak merchant tetapi juga penggunanya selaku pembeli.

Baca juga: Bank Indonesia Tingkatkan Akses Keuangan UMKM dari Sisi Supply dan Demand

“Dalam penggunaan QRIS ini memang tetap ada resikonya jadi untuk pengguna QRIS, misalnya ketika dia membayar melalui QRIS dia harus memastikan bahwa rekening tujuan yang disasar itu betul, sesuai dengan nama UMKM-nya. Pastikan itu dibayar kepada pihak yang berhak menerima pembayaran itu,” jelas Mira dalam acara Peluncuran Hasil Penelitian Small Firm Diaries 2023 di Indonesia beberapa waktu lalu.

Di samping itu, pelaku UMKM sebagai pihak merchant juga harus memastikan bahwa uang yang sudah ditransaksikan melalui QRIS sudah masuk ke rekening yang dimiliki.

“Biasanya pelaku UMKM suka melihat oke sudah terkirim gitu ya. Nah itu pastikan sudah masuk ke rekeningnya,” tambahnya.

Baca juga: Teten Masduki: UMKM Masih Terkendala Agunan Saat Akses Pembiayaan ke Perbankan

Tak hanya itu, Mira juga menegaskan bahwa UMKM harus memastikan logo QRIS yang ada memang benar milik pelaku UMKM tersebut. Hal ini untuk mengantisipasi hal-hal tidak diinginkan, seperti contohnya penyalahgunaan oleh pihak lain yang tidak bertanggung jawab.

Ia melanjutkan akses internet juga menjadi tantangan yang perlu dihadapi mengingat penggunaan QRIS ini membutuhkan jaringan internet yang mendukung.

“Tapi, terakhir ini pemerintah juga memang sudah meluncurkan satelit ya, mudah-mudahan ini bisa membantu untuk memanfaatkan QRIS secara lebih luas khususnya di wilayah Timur Indonesia,” pungkas Mira.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau