Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Teten Masduki Usul Mahasiswa Bisa Susun Rencana Bisnis untuk Gantikan Skripsi

Kompas.com - 22/10/2023, 08:17 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

MAKASSAR, KOMPAS.com - Kementerian Koperasi, Usaha, Kecil, dan Menengah (Kemenkop UKM) menyelenggarakan Entrepreneur Hub di Universitas Hasanuddin, Makassar, Sulawesi Selatan, Kamis (19/10/2023).

Program ini diadakan dari kampus ke kampus guna mendorong perguruan tinggi untuk mencetak banyak pengusaha muda baru lewat kurikulum yang inovatif.

Menteri Koperasi dan UKM Teten Masduki menyatakan bahwa Indonesia memang membutuhkan banyak pengusaha baru agar bisa dikategorikan sebagai negara maju.

Baca juga: Teten Masduki Sampaikan Dampak Perkembangan E-Commerce Terhadap UMKM

"Entrepreneur (di Indonesia) masih kecil, hanya 3,47 persen. Dibutuhkan minimum 4 persen agar negara bisa maju. Artinya, Indonesia butuh minimum satu juta entrepreneur baru," urai Teten dalam keterangan resminya.

Teten lebih lanjut menjelaskan bahwa perguruan tinggi memang bisa jadi tempat terbaik untuk mencetak pebisnis baru.

Kampus bisa memberikan opsi lain sebagai syarat kelulusan selain skripsi, misalnya saja dengan membuat rencana bisnis untuk dijalankan setelah mahasiswa lulus.

"Ada opsi lain selain skripsi, misal mahasiswa diminta membuat business plan sejak semester awal, yang kemudian business plan ini bisa dibimbing dan diujikan nantinya," jelas Teten.

Namun, ada alasan lain yang lebih kuat mengapa Kemenkop UKM menyelenggarakan Entrepreneur Hub di kampus-kampus. Yakni mendorong pengusaha bisa menjalankan bisnis berbasis teknologi dan menciptakan bisnis yang tak hanya berfokus pada profit, tapi juga manusia dan planet.

“Mahasiswa jangan hanya jadi pedagang, tapi juga industrialis. Ciptakan usaha berbasis teknologi juga. Pikirkan bisnis yang punya prinsip 3P, yakni profit, people, and planet,” tambah Teten.

Baca juga: Teten Masduki Sebut Narasi Custom Tambah Keunikan dan Harga Produk

Selain Kemenkop UKM dan pihak kampus, Entrepreneur Hub juga menghadirkan beberapa pengusaha lokal sebagai pembicara.

Pengusaha lokal tersebut antara lain pengusaha pelet pakan alternatif dari limbah bandeng Ahlul Nasar, pengusaha tambak udang berbasis teknologi Fikrang, pengusaha produk olahan coco peat Ahmad Azhar, dan pengusaha kreatif Shoesi Shepatu Aria, yang juga merupakan mahasiswa Universitas Hasandudin.

Tak hanya itu, hadir pula Adnan Yatim, Founder Helper Indonesia, sebuah platform yang menyediakan layanan asisten pribadi. Kelima pengusaha lokal ini hadir untuk membagikan pengalaman mereka dalam berbisnis.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Berikan Komentar
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Hongaria Umumkan Keluar dari ICC Usai Sambut Kedatangan Netanyahu

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi Akun
Proteksi akunmu dari aktivitas yang tidak kamu lakukan.
199920002001200220032004200520062007200820092010
Data akan digunakan untuk tujuan verifikasi sesuai Kebijakan Data Pribadi KG Media.
Verifikasi Akun Berhasil