Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Gunakan Media Sosial yang Tren Di Negara Tujuan, Tips Rizal Menembus Pasar Global

Kompas.com, 22 Desember 2023, 15:00 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Indonesia memiliki potensi sumber daya alam yang berlimpah, seperti Rotan dan Kayu. Oleh karena itu, dibutuhkan hilirasasi agar kita tidak hanya menjual bahan baku ke luar negeri.

Seperti yang dilakukan oleh Rizal yang berusaha mengolah rotan dan kayu menjadi produk furniture sejak tahun 2018. Usaha yang dirintis Rizal bernama Roka Collection.

“Beberapa produk kami tidak hanya diproduksi di Tangerang, ada juga yang di Majalengka dan Banyuwangi. Material kayu jati kita ada yang diambil dari Banyuwangi, Jepara, Bojonegoro, kalau rotan dan bambu kita dari Majalengka semuanya,” kata Rizal saat pameran Brilianpreneur 2023 di JCC, Jakarta pada Jum’at (8/12/2023).

Produk yang diciptakan dari tangan dingin Rizal sudah mampu menembus pasar negara Middle East, seperti seperti Oman, Saudi Arabia, dan Kuwait.

Baca juga: Difasilitasi PTBA, Zailani Angkat Ekonomi Masyarakat lewat Usaha Pembibitan Pohon

“Bahkan kami sudah ekspor ke Korea juga saat pameran Trade Expo Indonesia (TEI). Kami juga sedang menyasar pasar Timur Tengah dengan menggunakan aplikasi Snapchat,” tutur Rizal.

Berminat melakukan kegiatan ekspor? Simak lima tips yang diberikan oleh Rizal, Founder Roka Collection saat ditemui Kompas.com pada pameran Brilianpreneur 2023.

1. Ketahui Knowledge Produk

Hal pertama yang harus disiapkan menurut Rizal yaitu, pengetahuan terhadap produk yang ingin pelaku usaha ekspor.

“Sebelum ekspor kami harus tahu apakah produk kita sudah siap diekspor atau belum. Hal ini karena kegiatan ekspor membutuhkan waktu yang lama, seperti barang furnitur yang kami lapisi biopolish anti jamur dan anti rayap untuk mengurangi kerusakan produk,” tutur Rizal.

Baca juga: PTBA Bangkitkan Minat Pelaku Usaha Lokal Seriusi Bisnis Jasa Lingkungan

2. Tentukan Target Pasar

Produk Roka Collection, Rizal HikmatiarNur Wahyu Pratama Produk Roka Collection, Rizal Hikmatiar

Selain itu, sebagai pendiri suatu bisnis yang ingin melakukan ekspor, kamu juga harus memahami secara akurat siapa target pasar usahamu.

“Selain knowledge produk, kamu sebagai owner juga harus tahu target pasar bisnismu. Jangan sampai kami sudah all out tapi tidak tahu target pasarnya seperti apa, kalangan yang diincar seperti apa,” ucap Rizal.

3. Tentukan Harga Jual

Dalam kegiatan ekspor juga kamu harus mempertimbangkan harga jual produkmu. Harga jual produk di pasar lokal tentunya berbeda dengan pasar luar negeri.

Baca juga: Dukung Pembiayaan Ekspor UKM, LPEI Kucurkan Pembiayaan Sebesar Rp 1 Triliun

“Kamu harus sesuaikan Harga Pokok Produksi (HPP) ditambah biaya pengiriman. Kita harus memperhitungkan ke situ agar nilai ekspor kita maksimal dan tidak mengalami kerugian setelah ekspor,” jelas Rizal.

4. Pahami Tren Negara Tujuan

Produk Roka Collection (2)Nur Wahyu Pratama Produk Roka Collection (2)

Tren negara tujuan ekspor bisa kamu ketahui dengan berjalan-jalan ke negara tujuan. Hal ini karena, tren pasar sangat penting bagi bisnismu agar produkmu dapat diterima oleh masyarakat di negara tujuan ekspormu.

Selain itu, kamu juga bisa mendesain sedemikian rupa produkmu agar sesuai dengan tren dan selera pasar di negara tersebut.

Baca juga: 6 Tips Memulai Usaha Home Cleaning Service yang Berpotensi Cuan

5. Gunakan Media Sosial Yang Tren di Negara Tujuan

Sebagai pengusaha kamu juga harus peka terhadap teknologi yang berkembang di negara tujuan, khususnya yang berkaitan dengan pemasaran produkmu.

“Untuk mendapatkan buyer luar negeri, saat ini bahkan kita bisa menggunakan LinkdIn. Sedangkan kita saat ini fokus menggunakan aplikasi Snapchat untuk menyasar negara Timur Tengah. Hal ini karena, di Saudi Arabia tidak hanya yang menggunakan Instagram, tapi banyak yang menggunakan Snapchat,” ujar Rizal.

Oleh karena itu, sesuaikan media sosial yang akan kamu gunakan untuk mempromosikan produkmu dalam upaya menembus pasar luar negeri.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
IPB University Raih Predikat Inkubator Bisnis Grade A dari Kementerian UMKM
Program
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Hujan Deras, Ini Panduan Cuci Sepatu Putih Bahan Kanvas dan Kulit
Training
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Menelaah Pajak UMKM Versi Baru
Program
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Indonesia Eximbank Bukukan Laba Bersih Rp77 Miliar pada Triwulan I 2026
Program
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Perusahaan AI Indonesia Tembus Pasar AS melalui Kolaborasi dengan Crawford Software
Jagoan Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Fabriku Hadirkan Kain Berkualitas untuk Brand Lokal
Jagoan Lokal
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau