Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Situasi yang Tepat untuk Menggunakan Endorsement Marketing

Kompas.com, 16 Mei 2024, 15:51 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

Sumber indeed

KOMPAS.com - Dalam kehidupan sehari-hari, pasti kamu tidak lepas dari media sosial seperti Instagram dan TikTok. Melalui kedua aplikasi tersebut, kamu sering melihat para influencer mempromosikan atau melakukan review produk dari suatu brand. 

Praktik itulah yang disebut sebagai endorsementPihak brand membayar seorang influencer atau artis untuk mempromosikan produk mereka. Para influencer tersebut dibebaskan untuk membuat konsep konten sendiri. 

Meski demikian, kamu perlu mengetahui waktu yang tepat untuk melakukan endorsement. Apalagi jika kamu baru saja sedang merintis bisnis. Untuk mengetahui lebih dalam, kamu perlu membaca artikel berikut yang telah dilansir dari indeed.com. 

Baca juga: 4 Hal yang Harus Dilakukan Sebelum Melakukan Endorsement

Influencer Memiliki Latar Belakang yang Selaras dengan Produk

Sebelum membuat suatu produk, tentunya kamu sebagai pemilik brand memiliki pengetahuan yang cukup terkait proses pembuatannya. Oleh karena itu, kamu perlu menemukan influencer yang paham akan produkmu.

Jika kamu mendirikan bisnis yang bergerak di bidang makanan, seperti kue kering atau kue basah, maka kamu perlu influencer koki atau orang yang paham akan masakan. Hal ini supaya mereka bisa meyakinkan audiens untuk membeli produkmu. 

Jadi, ketika kamu sudah menemukan influencer yang tepat dan selaras dengan brand bisnismu, kamu dapat memulai menggunakan strategi endorsement. 

Baca juga: Biar Tidak Salah, Pahami Kelebihan dan Kekurangan Endorsement Artis

Influencer Mampu Menggaet Audiens dalam Jumlah Besar

Ketika melakukan endorsement, tentu hal yang kamu butuhkan adalah perhatian audiens yang tertuju pada produkmu. Kemudian, dari perhatian tersebut, kamu menemukan pembeli-pembeli baru yang tertarik pada produkmu.

Oleh karena itu, kamu membutuhkan influencer yang memiliki audiens dalam jumlah besar. Biasanya mereka yang memiliki followers dalam jumlah besar, akan lebih mudah memengaruhi banyak orang untuk membeli produkmu. 

Alasannya, tentu banyak orang yang mengikuti influencer tersebut sehingga makin banyak orang yang mengetahui keberadaan produkmu. Apalagi jika influencer tersebut menggunakan teknik endorse yang menarik. 

Baca juga: Mengenal Rate Card sebelum Gaet Influencer Endorsement Produk Bisnis

Profil Influencer sebagai Sosok yang Terkenal

Sebenarnya, profil dari influencer harus dapat meyakinkan audiens bahwa produkmu memiliki kualitas yang baik dan aman untuk digunakan atau dikonsumsi. Biasanya, mereka adalah orang terkenal yang memang sudah ahli di bidangnya. 

Jadi, selain influencer tersebut memiliki keahlian di bidang yang selaras dengan produk, perhatikan juga seberapa terkenal sosok tersebut di kalangan masyarakat. Jika banyak orang yang mengenalnya, maka semakin kuat pengaruhnya pada orang-orang. 

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau