Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Tips Membuat Caption di Medsos agar Menarik Calon Pembeli

Kompas.com, 17 Januari 2022, 08:59 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Platform digital telah menjadi bagian yang tak terpisahkan dalam kegiatan bisnis yang dijalankan oleh hampir pelaku bisnis, terutama mereka yang masuk kategori milenial.

Platform digital ini salah satunya adalah medsos. Melalui platform tersebut, tidak sedikit pebisnis yang menawarkan jualannya kepada calon pembeli yang berada di tempat lain.

Namun demikian, pebisnis harus paham cara membuat caption atau copywriting mengenai produk yang ditawarkan kepada pembeli. Ini agar caption  yang dibuat bisa tepat sasaran, yang pada akhirnya bisa menarik calon pembeli.

Baca juga: Mau Rekrut Karyawan Baru karena Bisnis Berkembang? Perhatikan Tips Ini

Mengutip TGSL Kompas TV, ada sejumlah tips yang bisa kamu coba untuk menulis caption iklan di medsos.

1. Kenali target

Tahap awal, kenali dulu target yang ingin disasar. Jika pasar uang diincar adalah anak-anak muda, buatlah caption dengan bahasa kekinian dan tidak kaku. Sementara itu, jika yang akan disasar adalah segmen yang lebih senior, buatlah caption dengan kata-kata yang lebih formal.

Penentuan gaya bahasa ini penting dilakukan agar caption kamu bisa benar-benar sesuai dengan segmen pasar yang disasar.

2. Tulis caption secara jelas dan sederhana

Dalam membuat caption di medsos, buatlah kalimat-kalimat yang jelas dan sederhana. Tidak bertele-tele dan straight to the point.

Tulisan yang jelas dan langsung buih akan memudahkan calon pembeli memahami produk yang kamu tawarkan.

3. Pilih keyword atau kata-kata menarik di awal kalimat

Ini sesuai dengan teori, buatlah pembeli tertarik di 5 detik pertama produk kamu. Keberhasilan kamu membuat caption yang menarik di 5 detik pertama, akan mempermudah kamu menarik calon pembeli.

Ini karena para calon pembeli benar-benar memahami mengenai produk kamu. Jika mereka tertarik, calon pembeli tersebut akan meneruskan membaca hingga caption habis. 

Baca juga: Daun Kelor Dikenal untuk Usir Hantu, Setelah Diolah Malah Disukai di Dunia

4. Pakai hashtag di caption

Karena menggunakan platform digital, kamu harus memanfaatkan keyword agar produk yang kamu tawarkan bisa ditemukan oleh mesin pencari. Semakin spesifik kamu memberikan hashtag, semakin mudah mesin mencari menemukan caption yang berisi produk yang kamu tawarkan.

Letakkan hashtag ini di bagian bawah caption agar tidak mengganggu calon pembeli memahami materi yang kamu tuliskan di caption.

5. Konsisten membuat konten tentang produk kamu

Agar pembeli semakin yakin dengan produk yang kamu tawarkan, kamu harus konsisten membuat konten-konten di medsos tentang produk kamu. Tak hanya mengenai informasi produk, tapi bisa diisi dengan tips dan trik terkait produk yang ditawarkan.

Ketika konten dibuat tidak konsisten, calon pembeli pasti akan bertanya-tanya mengenai keseriusan kamu dalam menawarkan produk. Selain itu, minimnya informasi mengenai produk kamu juga bisa membuat calon pembeli ragu untuk memutuskan membeli produk yang ditawarkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau