Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Ini Cara Menyiasati Naiknya Harga Bahan Baku agar Bisnis Tetap Jalan

Kompas.com - 24/01/2022, 15:27 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

JAKARTA, KOMPAS.com - Belakangan ini harga sejumlah komoditas mengalami kenaikan. Bagi pelaku UMKM, naiknya harga bahan baku tentu akan turut memengaruhi kinerja bisnis.

Karenanya, perlu sejumlah strategi agar bisnis yang dijalankan bisa tetap bisa berjalan optimal meskipun harga bahan baku mengalami kenaikan. Apa saja strategi itu?

Baca juga: Ini Produk UMKM yang Paling Laris di Tokopedia selama 2021

1. Menurunkan Jumlah Produk

Jika kamu belum memiliki pelanggan tetap yang banyak, strategi ini bisa kamu lakukan. Pemangkasan jumlah produk bisa dilakukan agar kualitas produk tetap bisa dipertahankan.

Jika pilihan ini yang diambil, kamu juga bisa menyesuaikan biaya produksi yang dikeluarkan.

2. Mempertahankan Kuantitas Produk, tapi Mengurangi Spesifikasi 

Apabila kamu sudah punya pelanggan yang loyal, pilihan lain yang bisa diambil adalah tetap mempertahankan jumlah produksi, namun mengurangi sedikit spesifikasinya. 

Biasanya pelanggan loyal tidak terlalu mempermasalahkan jika produk yang mereka dapat sedikit berkurang kualitasnya. Namun kamu perlu segera mengembalikan kualitas produk jika harga bahan baku sudah berangsur turun.

3. Keluarkan stok bahan baku

Coba periksa di gudang, apakah masih ada bahan baku yang tersimpan. Jika memang ada dan kondisinya masih bagus serta belum kedaluwarsa, jangan segan untuk menggunakannya. Hal ini akan memberi dampak positif terhadap pos pengeluaran kamu.

Baca juga: Kampus akan Dijadikan Inkubator Bisnis menggantikan Pendampingan Konvensional

4. Menurunkan keuntungan sedikit

Untuk mempertahankan loyalitas pelanggan, jangan segan untuk berkorban. Salah satunya adalah dengan menurunkan keuntungan. Dengan demikian, kamu bisa tetap menjaga kuantitas dan kualitas produk.

Tidak usah khawatir, berkurangnya keuntungan tidak terjadi selamanya. Kamu bisa mengembalikan keuntungan kamu setelah harga bahan baku berangsung turun.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau