Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Memilih Lokasi Jualan untuk UMKM

Kompas.com - 08/07/2022, 10:00 WIB
Wahyu Adityo Prodjo

Editor

Jangan sampai biasa yang ditentukan untuk tempat usaha melampaui bujet. Lakukan riset terkait kebutuhan biaya untuk membangun tempat usaha.

Baca juga: 6 Cara Jitu Identifikasi Pesaing Bisnis, Pelaku UMKM Perlu Terapkan!

 

Jika membangun tempat usaha, nantinya bangunan usaha menjadi milik sendiri dan bisa disewakan jika tak lagi membuahkan keuntungan. Namun, mendirikan bangunan membutuhkan biaya besar dan berbeda dengan biaya sewa.

Pilihan untuk membangun atau menyewa tempat usaha perlu dipertimbangkan sesuai jenis usaha. 

6. Petakan lokasi kompetitor bisnis

Setiap bisnis yang dijalankan, pasti ada kompetitor. Memetakan kompetitor bisnis usaha pun penting untuk dilakukan. 

Jika memilih lokasi bisnis yang banyak pesaing, tentu omzet yang didapatkan akan terbagi. Apalagi jika lokasi bisnisnya berdekatan.

Jika tak mahir mempertahankan kualitas dan promosi, lokasi yang berdekatan dengan kompetitor akan membuat bisnis macet.

Baca juga: 5 Langkah Mudah Buat SOP untuk Bisnis UMKM, Catat!

Apalagi jika kompetitor dekat tempat usaha sudah lebih lama dan punya nama besar. Tentu akan semakin sulit bagi kita untuk bersaing.

Dengan demikian, usahakan memilih lokasi bisnis dengan jumlah kompetitor yang sedikit, terlebih jika kita baru memulai usaha.

7. Pastikan tingkat keamanan dan kebersihan lingkungan sekitar

Urusan keamanan dan kebersihan lingkungan adalah pertimbangan yang tak kalah penting. Ya, memang terdengar klise.

Lokasi dengan tingkat kriminal yang tinggi tentu bukanlah pilihan yang tepat untuk memulai bisnis. Tentunya calon pelanggan juga akan enggan berkunjung dengan reputasi tersebut.

Baca juga: 3 Tips Bangun Brand yang Kuat untuk Pelaku UMKM Pemula

 

Soal kebersihan juga penting. Lokasi dengan lingkungan yang kotor tentu akan merusak selera makan calon konsumen dan hanya menarik sedikit pelanggan.

Hindari memilih lokasi usaha di lingkungan yang kotor dan kumuh. Jika bisa, pastikan juga ada petugas keamanan yang berjaga setiap hari.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau