JAKARTA, KOMPAS.com - Saat ini, pertumbuhan usaha mikro kecil dan menengah atau UMKM semakin pesat di Indonesia. Pada Forum Ekonomi Merdeka (28/2/2022), Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki, mengatakan 2022 ini menjadi momentum kebangkitan bagi UMKM.
Pelaku UMKM sendiri saat ini semakin luas, bahkan mulai digeluti oleh pelaku dari generasi muda. Sebanyak 73 persen dari total populasi anak muda di Indonesia sudah memiliki minat berwirausaha.
Hal itu membuat anak muda mengetahui lebih jelas apa saja langkah yang bisa atau perlu dilakukan untuk memulai usaha.
Baca juga: 73 Persen Anak Muda di Indonesia Ingin jadi Pebisnis, Bukan jadi Pegawai
Seringkali, bisnis yang dirintis mudah gagal di fase awal karena kurangnya pengetahuan dan langkah yang salah untuk mengembangkannya.
Berikut tips untuk memulai UMKM bagi pemula agar dapat mengembangkan bisnis dengan efektif sebagaimana dilansir dari sejumlah sumber:
Sebelum memulai usaha, Anda perlu melakukan riset tentang pasar yang dituju beserta kebutuhannya. Bukan hanya itu, survey dan observasi lokasi yang berpotensi terjadi penjualan tinggi sangat penting.
Keduanya dapat dimulai dengan menentukan dan meneliti target pasar seperti apa yang ingin dituju usaha Anda.
Urusan mental kadang dilupakan begitu saja. Setiap usaha akan dimulai dengan berbagai tantangan. Pelaku UMKM yang sukses biasanya pasti memiliki mental yang kuat, keberanian, dan tahan banting dalam proses pengembangan usahanya.
Memiliki usaha tidak dapat dilakukan sendirian. Selain Anda dan konsumen, ada banyak pihak yang bekerja di dalamnya.
Penting untuk membangun relasi seluas-luasnya, seperti dengan vendor-vendor terpercaya dan pelaku bisnis lain yang bisa diajak kerja sama di kemudian hari.
Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.