Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Alasan Mengapa Bisnis Makanan Tradisional Layak Untuk Dicoba

Kompas.com - 26/09/2022, 13:00 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Cukup dengan modal seadanya untuk membeli berbagai bahan baku, maka proses memasak/ produksi sudah bisa dilakukan dengan memanfaatkan peralatan dapur yang sudah dimiliki di rumah. Untuk memasarkannya, manfaatkan teras atau halaman rumah sebagai lokasi bisnis.

Baca juga: 7 Tips Sukses Menjalankan Bisnis Katering Pernikahan

4. Mudah dilakoni oleh pemula

Bisnis yang satu ini juga tidak akan rumit dan sulit untuk dijalankan. Siapa saja bisa menjalankan bisnis makanan tradisional, bahkan pebisnis pemula sekalipun. Tidak ada proses yang rumit di dalam bisnis ini dan akan menyulitkan Anda untuk melakoninya. Ini bisa menjadi bisnis yang tepat untuk semua orang yang baru terjun ke dunis bisnis pertama kalinya.

Dalam bisnis makanan tradisional, segala sesuatunya bisa di-handle secara mandiri, apalagi jika bisnis ini akan dijalankan kecil-kecilan saja pada masa awal.

Tidak perlu takut, jika direncanakan dengan baik sejak awal, maka segala sesuatunya akan berjalan dengan lancar. Seiring dengan berlalunya waktu, Anda akan bisa menguasai bisnis ini dengan mudah dan nyaman.

5. Bahan baku mudah didapatkan

Bisnis makanan tradisional hanya akan menjual beragam menu rumahan yang sudah sangat familiar untuk kebanyakan orang. Pada umumnya, bahan baku yang dibutuhkan juga tidaklah sulit untuk didapatkan.

Cukup datangi pasar tradisional, maka semua bahan baku tentu bisa ditemukan dengan mudah di sana.

Hal ini akan membantu mempermudah bisnis, sebab bahan baku merupakan bagian penting dan wajib dipenuhi dengan baik. Jika kelak sudah berjalan dengan lancar, Anda bahkan bisa saja berlangganan pada pedagang sayuran dan meminta mereka mengantar langsung semua pesanan ke rumah, sehingga proses pengadaan bahan baku ini bisa lebih mudah.

Bagi Anda yang tertarik memulai bisnis kuliner, bisnis makanan tradisional bisa menjadi pertimbangan.

Peluang pasar bisnis ini terbilang sangat menjanjikan, apalagi jika dibuka di kawasan perkotaan. Jangan ragu untuk memulai bisnis makanan tradisional, sebab bisnis ini mudah dijalankan dan bisa memberikan potensi keuntungan yang besar.

 

Artikel ini merupakan kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau