Keterampilan Fundamental Harus Dimiliki Pelaku UMKM di Era Digital

Kompas.com - 21/11/2022, 14:49 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com - Digitalisasi merupakan suatu langkah penting bagi usaha kecil, tapi sayangnya masih banyak kekeliruan dalam pemahaman konsepnya. Banyak yang menganggap digitalisasi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hanya perihal penjualan online saja.

Chief Executive Officer (CEO) Biznis.id & ProIndonesia Foundation, Budi Isman menyampaikan bahwa digitalisasi lebih luas dibandingkan konsep penggunaan media sosial dan marketplace.

"Sebetulnya temen-temen yang memulai bisnis itu tidak hanya soal social media saja, bukan cuma jualan di marketplace saja, tapi menggunakan semua teknologi digital di dalam bisnis kita untuk mengembangkannya menjadi bisnis yang profesional," tutur Budi dalam acara Kejar Mimpi Action Nation by CIMB Niaga di Pos Bloc, Jakarta, Sabtu (19/11/2022).

Baca juga: Austindo Nusantara Jaya Dorong Kaum Milenial di Jember Terjun Jadi Petani

Menurut Budi, penggunaan teknologi pada bisnis di zaman sekarang ini adalah sesuatu yang krusial. Namun, sebelum lebih jauh ke arah sana, seorang pelaku usaha perlu membangun beberapa keterampilan fundamental yang dibutuhkan dalam merintis bisnisnya.

Pertama, pelaku usaha harus memahami kebutuhan konsumen. Sebagai pemilik usaha, kita perlu tahu apa yang diinginkan dan dibutuhkan oleh konsumen.

"Kalau ingin memulai bisnis, mulailah dari kebutuhan konsumen, jangan hanya yang Anda suka. Saya lebih pilih bisnis yang bagus walaupun tidak terlalu suka," jelas Budi.

Budi menegaskan, boleh saja seseorang memulai bisnis dari hobi atau hal-hal yang disukainya, tapi hal itu harus memiliki potensi untuk digarap serta diiringi dengan kemampuan membaca kebutuhan konsumen.

Target Pasar

Ketrampilan selanjutnya adalah memilih konsumen yang tepat. Setiap jenis produk dan spesifikasinya akan memiliki target pasar sendiri.

"Jadi, pilih target market yang tepat dan buatlah produk yang memang diinginkan, bukan yang Anda suka. Menurut konsumen bagaimana? Menurut Anda enak, menurut konsumen belum tentu enak," ujar Budi.

Subjek yang paling penting dalam menentukan produk adalah konsumen, bukan opini pribadi kita sebagai seorang pegiat usaha.

Baca juga: Prediksi Tren Minuman Teh, Cocok Buat Ide Bisnis

Halaman:

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.