Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Tips Langkah Sukses Memulai Bisnis Nail Art

Kompas.com - 02/04/2023, 14:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Bisnis nail art adalah bisnis yang menawarkan jasa desain dan dekorasi kuku untuk para pelanggan. Bisnis ini melibatkan berbagai trend kreatif dari berbagai jenis cat kuku, aksesoris, dan dekorasi untuk menghasilkan desain kuku yang indah dan unik.

Untuk memulai bisnis ini, sebagai pemilik Anda pastinya harus selalu up to date tentang trend-trend nail art terbaru yang bisa memikat klien. Dengan begitu, pemilik bisnis harus selalu melatih teknik-teknik dan layanan baru guna memenuhi permintaan pasar, seperti melalui workshop untuk acara pernikahan, tunangan, atau ulang tahun.

Peluang bisnis nail art cukup menjanjikan karena ada semakin banyak orang yang peduli dengan penampilannya. Semua orang tentunya mau dong tampil cantik dari ujung rambut hingga ujung kuku. Dengan sentuhan dari professional/ahlinya, tampilan kuku akan makin cantik dengan berbagai dekorasi nail art yang unik.

Segmentasi pasarnya juga luas, bisa mencakup beragam layanan khusus seperti yang sudah diungkapkan diatas. Targetnya adalah para wanita dari segala usia, terutama para wanita muda yang ingin tampil memukau dalam acara-acara spesial.

Sudah menetapkan niat untuk menjajal peluang bisnis satu ini? Kalau iya, yuk simak tips seputar cara memulai dan tips sukses berbisnis nail art dari Cermati.com berikut ini:

1. Dapatkan Sertifikasi dalam Bidang Nail Art

Kesalahan teknik dalam nail art justru akan membuat kuku jadi rusak, nah jangan sampai hal ini terjadi kalau Anda tak mau dimarahi oleh klien. Jadi, sebelum mulai membuka bisnis ini coba deh latih kemampuan terlebih dahulu. Salah satu caranya adalah dengan mengikuti program latihan khusus (kursus) dan sertifikasi.

Sertifikasi, sertifikat kejuaraan dalam perlombaan, dan perlombaan akan jadi nilai plus untuk meyakinkan konsumen. Pajang juga foto-foto karya nail art, sertifikasi, dan sertifikat di toko atau workshop untuk makin meng-impresi konsumen.

2. Lakukan Survey Produk

Sebelum menggunakan sebuah produk ke konsumen, pastikan sudah melakukan trial and error terlebih dahulu ya. Hal ini dilakukan untuk memastikan produk tersebut aman, berkualitas, dan sesuai dengan standar yang diinginkan. Salah satu produk yang perlu dicoba adalah cat kuku dan berbagai dekorasinya.

Tapi ingat juga bahwa persaingan di industri ini cukup ketat dan memerlukan investasi awal untuk membeli peralatan dan cat kuku berkualitas tinggi dan meningkatkan pelayanan.

3. Tentukan Lokasi Bisnis

Langkah selanjutnya, coba deh pilih lokasi untuk bisnis yang paling strategis dan dekat dengan calon konsumen potensial. Pemilihan lokasi ini sangat penting lho, bahkan saking pentingnya akan membawa pengaruh yang besar bagi kelangsungan bisnis.

Buat Anda yang punya budget atau modal terbatas, coba mulai bisnis nail art ini dari skala kecil terlebih dahulu, seperti usaha rumahan dengan lokasi sekitar rumah terlebih dahulu.

Tapi, kalau Anda punya unlimited budget membuka toko nail art langsung dengan skala menengah-besar juga bisa dilakukan dan memilik lokasi paling strategis.

4. Rekrut Karyawan Kompeten

Ketika bisnis nail art tersebut sudah semakin besar, Anda tak mungkin kan menghandle semuanya sendirian. Cobalah rekrut karyawan-karyawan yang kompeten untuk membantu menghandle konsumen.

Tambahkan juga karyawan di bagian front office yang nantinya bertugas menyambut dan menerima konsumen.

Baca juga: Bisnis Rumahan Modal Minim, Begini Tips Sukses Bisnis Es Krim Tanpa Mixer

5. Aktif Dalam Media Sosial dan Platform Online Lainnya

Untuk media promosi, branding, dan meningkatkan engagement cobalah untuk aktif dalam media sosial dan platform online lainnya. Hal ini akan membantu bisnis tersebut dikenali oleh banyak orang tanpa batasan waktu dan tempat.

Halaman:
Video rekomendasi
Video lainnya

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com