Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

4 Cara Memulai Bisnis Kembang Tahu Jahe

Kompas.com, 19 April 2023, 17:00 WIB
Rheina Arfiana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Kembang tahu jahe menjadi salah satu kuliner tradisional Indonesia yang terkenal. Selain karena memiliki rasa yang nikmat, kuliner ini disebut memiliki khasiat yang baik untuk tubuh.

Bisnis kembang tahu jahe menjadi salah satu bisnis yang menjanjikan, apalagi dijual di musim hujan. Namun, tenang saja musim panas pun masih menjanjikan.

Selain itu, minuman kembang tahu jahe juga memiliki target pasar yang luas baik anak kecil maupun dewasa.

Oleh karena itu, tertarik untuk mencobanya? Berikut ini beberapa cara sukses untuk memulai bisnis kembang tahu jahe.

Baca juga: Sebelum Memulai Bisnis, Pahami Dulu 5 Hal Penting Ini

1. Memahami target bisnis

Ketika memulai bisnis tentu harus memahami target bisnis atau pelanggan yang menjadi target utamanya. Umumnya target bisnis kembang tahu jahe cukup luas, mulai dari anak-anak, remaja, sampai dewasa.

Minuman yang bisa disediakan secara hangat maupun dingin bisa menjamah setiap usia. Hal ini memberikan keuntungan tersendiri karena tidak harus memperhatikan pembagian usia.

2. Memilih tempat yang strategis

Meskipun bisa berjualan di manapun tanpa memperhatikan pembagian usia pelanggan. Kamu tetap harus menentukan tempat yang strategis untuk berjualan. Sebab tempat menjadi salah satu kunci kesuksesan suatu bisnis.

Bisnis yang berjualan di tempat yang strategis lebih besar kemungkinannya untuk sukses. Misalnya membuka tempat bisnis di sekitar tempat wisata atau padat penduduk.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa Bisnis Makanan Tradisional Layak Untuk Dicoba

3. Menyiapkan modal dan bahan baku

Suatu bisnis memerlukan modal untuk dijalankan, modal harus dipersiapkan berdasarkan keperluan, terutama keperluan bahan baku.

Bahan baku yang diperlukan untuk membuat kembang tahu jahe, bisa didapatkan dengan mudah yaitu membelinya di pasar tradisional seperti kedelai, jahe, daun pandan, gula merah dan lainnya.

Sehingga modal yang diperlukan tidak terlalu besar dan Kamu dapat memaksimalkan modal yang kecil untuk memperoleh keuntungan yang besar.

Baca juga: 5 Tips Jitu Mengembangkan Bisnis Jajanan Tradisional Biar Untung

4. Memperhatikan harga jual

Selanjutnya memperhatikan harga jual kembang tahu jahe. Kamu bisa memberikan tawaran dua menu, yaitu kembang tahu jahe yang berukuran besar dan berukuran kecil.

Menentukan harga jual bisa dengan menghitung biaya yang sudah dikeluarkan untuk bisnis

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau