Buat jadwal rutin diskusi atau bicara santai untuk menjaga komunikasi yang terjalin tetap berjalan dengan baik.
Jika dirasa ada masalah yang cukup fatal dalam berkomunikasi, tidak ada salahnya memanggil pihak ketiga yang tepat, untuk dijadikan sebagai penengah sekaligus membantu mencari solusinya.
Baca juga: 6 Tips Mewujudkan Komunikasi Efektif Bersama Tim Kerja
Meskipun yang kamu jalankan adalah bisnis keluarga, kamu juga perlu melakukan rekrutmen terhadap orang luar di luar hubungan keluarga. Jangan hanya merekrut orang berdasarkan pada hubungan keluarga.
Dengan kamu merekrut orang luar, kamu juga berkesempatan untuk mendapatkan tenaga yang lebih ahli di bidangnya dibandingkan dengan merekrut keluargamu sendiri.
Semua pihak yang terlibat di dalam bisnis harus diperlakukan sama, dengan tidak membeda-bedakan sedikitpun.
Jangan sampai kamu bersikap tidak adil atau pilih kasih antara pekerja yang merupakan keluarga dengan pekerja yang bukan keluargamu.
Buat setiap orang dalam bisnis merasa keterlibatannya penting dalam menjalankan bisnis.
Tidak ada yang lebih penting atau tidak penting, sehingga setiap orang dapat melakukan pekerjaannya secara maksimal, bahkan membangun kerjasama tim yang efektif.
Baca juga: Kesalahan Umum yang Harus Kamu Hindari Sebagai Pebisnis Pemula
Bayangkan seorang anak Indonesia bercita-cita menjadi dokter tetapi hanya memiliki satu buku lusuh untuk belajar. Bersama Ekspedisi Kata ke Nyata Kompas.com, Anda bisa membantu mengubah kisah itu. Mari hadirkan akses literasi bagi anak-anak di berbagai pelosok Indonesia melalui donasi lewat tautan https://bit.ly/JagatLiterasi2026. Setiap kebaikan yang Anda berikan bukan hanya membuka jendela pengetahuan, tetapi juga membuka masa depan mereka.
Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya