Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Hartoyo Mendirikan Skyn Gym, Hadirkan Inovasi Baru Bisnis Kecantikan

Kompas.com, 12 Juni 2023, 14:29 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com – Dalam bidang kecantikan, ada begitu banyak jenis bisnis yang dapat dilakukan, seperti klinik perawatan wajah, program diet, produk skincare dan juga berbagai produk make up untuk mempercantik diri.

Melihat adanya peluang yang cukup besar dalam dunia kecantikan, menjadikan bisnis di bidang kecantikan cukup digemari.

Seperti yang dilakukan Hartoyo selaku pemilik dari Skyn Gym, ketertarikannya pada bisnis kecantikan membuatnya menghadirkan inovasi baru dalam bisnis kecantikan.

Skyn Gym merupakan tempat perawatan muka dan wajah dengan mengusung konsep “Face Workouts & Body Contouring”.

Baca juga: 4 Ide Bisnis Kecantikan yang Bisa Dilakukan dari Rumah

“Jadi sebelumnya kan saya punya SKYN Clinic, tapi untuk perawatan muka tuh terkadang tidak terpegang dengan dokter-dokter yang ada di situ," kata pria yang akrab disapa Yoyo ini, saat ditemui Kompas.com Kamis (8/6/2023) di Skyn Gym.

Selain itu, adanya media sosial saat ini juga menekankan pentingnya perawatan wajah. Hal inilah yang dilihat sebagai kesempatan untuk menghadirkan perawatan wajah yang baru dan berbeda.

Lebih lanjut ia menjelaskan, perawatan wajah di Skyn Gym difokuskan untuk mengaktifkan otot-otot wajah yang umumnya memang jarang dilatih.

“Nah kita come up dengan ide ini, agar otot-otot mukanya lebih bekerja, lebih rileks, dan nanti akan mendapatkan efek contour dan awet muda secara alami, seperti mereka berolahraga tetapi ini di muka,” sambungnya.

Baca juga: Cerita Rizky Ananda Bangun Bisnis Kecantikan, Mulai dari Distributor hingga Punya Pabrik

Skyn Gym andalkan metode fisioterapi

Yoyo mengungkap, yang membedakan Skyn Gym dengan klinik perawatan lainnya adalah metode yang digunakannya, yakni metode fisioterapi yang dilakukan oleh ahlinya.

“Kita memang membuat ini semua di sini di-support oleh ahli-ahlinya. Jadi utuk kulit kita ada SpKK-nya, untuk menentukan titik-titik manipulasi ototnya kita ada fisioterapis yang memang sudah berpengalaman dan bersertifikat juga,” tuturnya.

Sama seperti gym pada umumnya, di Skyn Gym akan ada sesi screening terlebih dahulu, sebelum akhirnya pelanggan mendapatkan treatment yang sesuai dengan kondisi dirinya.

Baca juga: Ingin Merintis Bisnis Online Produk Kecantikan? Ini Tipsnya

Setelah mengisi formulir yang disediakan, pelanggan akan diarahkan ke satu sesi konsul bersama dokter yang disebut coach. Nantinya, coach akan menjelaskan dan mengarahkan mana treatment yang sesuai dengan kebutuhan kulit pelanggan.

Ada berbagai macam treatment yang tersedia mulai dari perawatan muka hingga ke badan seperti Yoga Face, Saturday Skin, Happy Skin, Body Peeling, Smooth Hands, dan Skinny Detox Massage.

“Untuk treatment yang favorit adalah Yoga Face dan Bare Face. Kalau yang Bare Face ini untuk (kulit) berjerawat dengan dibantu mesin laser nanti,” jelas Yoyo.

Menariknya, yoga face ini aman untuk dilakukan setiap hari karena tidak menggunakan mesin. Selain itu, produk yang digunakan pun aman untuk dipakai setiap hari, sehingga dapat diibaratkan seperti rutinitas berolahraga pada umumnya.

Baca juga: Ingin Memasarkan Bisnis Salon Kecantikan? Simak Tips Berikut Ini

Salah satu ruang treatment Skyn Gym dengan konsep full mirror ala tempat gym pada umumnya.Zalafina Safara N Salah satu ruang treatment Skyn Gym dengan konsep full mirror ala tempat gym pada umumnya.

Halaman:

Terkini Lainnya
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau