Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

7 Tips Sukses Menjalankan Bisnis bagi Pengusaha Perempuan

Kompas.com, 24 Juni 2023, 15:06 WIB
Zalafina Safara Nasytha,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Mengutip laman resmi Kominfo, data BPS pada tahun 2021 menunjukkan, sebanyak 64,5% dari jumlah total UMKM yang ada di Indonesia ternyata dikelola oleh perempuan.

Dari data tersebut dapat dilihat seberapa besar peran perempuan di balik perjalanan hampir sebagian besar UMKM yang ada di Indonesia. Tentu saja, dalam menjalankan bisnis ada masanya melalui proses yang tidak mudah.

Menghadapi berbagai rintangan dan kendala menjadi salah satu proses yang ada dalam perjalanan menuju kesuksesan.

Berikut ini beberapa tips yang dapat kamu tiru sebagai pengusaha perempuan di Indonesia untuk mencapai kesuksesan berbisnis.

Baca juga: 5 Perempuan Indonesia yang Sukses Kembangkan UMKM

1. Jangan pesimis

Jangan terlalu takut atau memikirkan hal yang buruk saat kamu akan memulai atau bahkan sudah menjalankan bisnis.

Tidak ada salahnya mempertimbangkan risiko yang mungkin terjadi, tetapi bukan berarti ketakutan tersebut menjadi penghalang bagimu untuk mengambil satu langkah baru.

Yakinlah pada kekuatan dan kemampuan yang kamu miliki, bahwa kamu bisa membawa kesuksesan pada bisnis yang kamu jalankan.

Terus tingkatkan kemampuan dan pengetahuanmu dengan belajar, sehingga rasa optimis dalam diri dapat mengalahkan pesimis.

Baca juga: 5 Skill yang Harus Dimiliki sebagai Wirausaha, Simak Penjelasannya

2. Cari lingkungan atau partner yang mendukung

Meskipun menjalankan bisnis sendiri, kamu dapat mencari dukungan dengan bergabung ke dalam lingkungan yang suportif dalam berbisnis. Ini akan membantumu mengatasi banyak hal karena merasa ada dukungan emosional yang didapat.

Kamu juga dapat mencari partner yang mungkin memiliki kemiripan atau satu visi misi denganmu, sehingga menjalankan bisnis dapat terasa lebih mudah.

Kelilingi dirimu dengan orang-orang yang memiliki energi positif dan dapat membantumu untuk mengembangkan bisnis menjadi lebih maju.

Baca juga: Ciptakan 1 Juta Wirausaha, KemenKopUKM Siapkan Inkubasi Usaha untuk 120 Startup

3. Bergabung dengan komunitas

Ada banyak grup dan komunitas UMKM yang dapat kamu manfaatkan sebaik mungkin untuk kemajuan dalam berbisnis.

Melalui grup dan komunitas ini kamu dapat memperluas relasi, mendapatkan berbagai insight baru, informasi yang berkaitan dengan bisnis, juga berdiskusi dengan para pelaku UMKM perempuan lainnya.

Hal ini juga menjadi kesempatanmu untuk memperkuat brand awareness bisnis dan menjangkau target pasar yang lebih besar.

Baca juga: Tingkatkan Daya Saing, Sandiaga Uno Minta UMKM Bergabung ke Komunitas Wirausaha

4. Fokus pada progress, bukan kesempurnaan

Mungkin kamu menginginkan perjalanan bisnis yang sempurna, agar dapat mencapai kesuksesan secara maksimal.

Tetapi, penting untuk diperhatikan bahwa perkembangan yang kamu alami dalam menjalankan bisnis juga penting dibandingkan terus-menerus mengejar kesempurnaan

Melihat perkembangan dan kemajuan yang kamu miliki juga penting, karena hal tersebut dapat menjadi tolak ukur apakah strategi yang kamu lakukan sudah benar dan efektif atau perlu diperbaiki lagi.

Baca juga: BRI Lakukan Pendekatan Hybrid untuk Dorong Perkembangan UMKM

5. Perluas networking

Jangan menutup diri dan berusahalah untuk mengenali dunia luar lebih luas lagi. Ikuti berbagai acara seminar, gathering, atau komunitas-komunitas UMKM untuk memperluas jaringan relasi yang kamu miliki.

Hal ini dapat menjadi kesempatan bagimu untuk mendapatkan berbagai pengalaman dan pengetahuan baru yang dapat mendukung perjalanan bisnismu menuju kesuksesan.

Kamu juga dapat bertemu dengan banyak orang dengan latar belakang dan keahlian yang mungkin berbeda-beda. Bahkan, bukan tidak  mungkin kamu dapat menemukan mentor yang dapat membantumu mencapai kesuksesan berbisnis.

Baca juga: 4 Kebiasaan Pebisnis yang Sukses, Termasuk Membangun Networking

6. Worklife balance

Tak jarang, perempuan yang menjalankan bisnis juga merupakan ibu rumah tangga yang mengurus kebutuhan semua anggota rumah setiap harinya.

Perhatikan waktu yang kamu miliki agar kehidupan yang kamu jalankan juga tetap seimbang antara bisnis dengan pribadi.

Luangkan waktu untuk memanjakan diri dan juga bersantai bersama keluarga, di samping kamu menjalankan bisnis yang dimiliki.

7. Terapkan pola pikir yang membangun

Pola pikir yang kamu miliki juga dapat memengaruhi bagaimana bisnis yang kamu jalankan. Jika kamu menerapkan pola pikir positif dan berpandangan ke depan, kamu dapat membawa bisnismu menuju pada kesuksesan.

Berbeda jika kamu memiliki pola pikir tertutup dan tidak mau menerima saran atau masukan dari orang lain. Bukan tidak mungkin kamu tidak dapat menjalankan bisnis dengan baik dan maksimal.

Baca juga: 7 Pola Pikir Wirausaha yang Harus Diterapkan untuk Mencapai Kesuksesan

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau