Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

8 Ide Kemasan Menarik untuk Bisnis Makanan Ringan

Kompas.com, 4 September 2023, 16:09 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Kemasan produk memiliki peran penting dalam mempengaruhi image, branding, dan nilai jual produk itu sendiri. Jadi, selain memperhatikan masalah keamanannya, Anda juga harus memperhatikan daya tarik dari kemasan itu sendiri.

Kemasan yang unik, estetik, dan eye catching akan semakin membuat konsumen penasaran dan tertarik untuk membelinya. Mulai dari kertas duplex hingga kemasan kaleng, kemasan-kemasan di atas dapat Anda gunakan untuk melindungi produk sekaligus memperindah tampilannya. Saat ingin memilih jenis kemasan produk, selalu pastikan untuk menyesuaikannya dengan jenis produk itu sendiri.

Apalagi tidak semua jenis kemasan bisa bagus dan cocok untuk mengemas produk yang berbeda-beda. Pastikan juga untuk memperhatikan keamanan dan kesesuaiannya, termasuk tampilannya untuk meningkatkan daya jualnya di mata konsumen.

Nah, untuk Anda yang saat ini memiliki bisnis makanan ringan, berikut ini ada beberapa rekomendasi kemasan untuk makanan ringan terbaik seperti dilansir dari Cermati.com:

1. Kertas Duplex untuk Kemasan yang Lebih Sederhana

Kemasan kertas dupleks adalah pilihan yang tepat untuk menampilkan kemasan yang simpel, serbaguna, sekaligus ramah lingkungan. Kertas ini cocok untuk digunakan sebagai kemasan makanan ringan seperti keripik, kue kering, atau camilan kering lainnya.

Desain kemasan yang sederhana dengan sentuhan visual yang menarik akan membuat produk tampak menonjol. Jenis kemasan ini termasuk kemasan food grade, bahannya sendiri terbuat dari kertas karton. Kertas ini cukup tebal dan bisa digunakan untuk mengemas berbagai jenis makanan kering.

Bentuknya cukup unik dan variatif, mulai dari kertas duplex biasa berbentuk persegi, persegi panjang, lonjong, dan sejenisnya. Untuk kemasan ini, jangan lupa berikan logo atau desain khusus untuk mempertegas brand atau merk produk. Cara ini juga bisa jadi salah satu langkah tepat untuk meningkatkan brand awareness dari sebuah produk.

2. Aluminium Foil untuk Kemasan yang Kuat dan Tahan Lama

Untuk perlindungan ekstra pada makanan dari kerusakan, Anda bisa menggunakan kemasan berbahan aluminium foil. Jenis kemasan ini cocok untuk produk makanan ringan seperti kacang panggang, makanan panggang, atau cemilan dengan tekstur yang rapuh.

Kebanyakan makanan ringan yang berbentuk snack biasanya menggunakan kemasan berbahan plastik dan alumunium foil ini. Kerenyahan dari makanan ringan tersebut lebih terjaga karena kemasan alumunium foil lebih kedap udara. Cocok untuk memperpanjang umur simpan makanan ringan atau digunakan untuk penyimpanan produk dengan masa expired yang lebih lama.

3. Standing Pouch untuk Kemasan Produk yang Lebih Eksklusif

Jika ingin memberikan kesan eksklusif pada produk makanan ringan, standing pouch adalah pilihan yang tepat. Banyak merk snack kekinian yang menggunakan wadah berbentuk pouch yang bisa berdiri ini.

Keunggulan dari jenis kemasan ini adalah bisa dipajang berdiri. Sehingga akan mempermudah penataan atau display di rak yang tentunya akan membuat tampilan produk menjadi lebih cantik.

Standing pouch biasanya dilengkapi dengan segel yang kuat untuk menjaga kualitas produk, beberapa diantaranya biasanya dilengkapi dengan klip buka-tutup.

Kemasan ini biasanya bisa dipesan secara custom dengan full design. Baik dari bagian belakang dan depan, sehingga tampilannya lebih cantik.

Harganya mungkin akan lebih mahal dibandingkan jenis kemasan lainnya. Akan tetapi, hal tersebut sebanding dengan tampilannya. Yuk, jadikan produk Anda semakin menawan dan eksklusif dengan standing pouch.

4. Kemasan Sachet yang Ekonomis

Jika Anda menginginkan opsi kemasan yang lebih ekonomis dan praktis, sachet merupakan pilihan yang tepat. Kemasan sachet biasanya digunakan untuk produk dengan porsi kecil, seperti saus, bumbu atau makanan ringan lainnya. Kemasan ini ideal untuk makanan ringan dalam porsi kecil yang biasa dijual eceran, misalnya 1.000 atau 2.000 per bijinya.

Baca juga: Contoh Proposal Bisnis Makanan dan Minuman Kekinian

5. Botol atau Toples Transparan

Jika produk makanan ringan Anda memiliki tekstur atau tampilan yang menarik, pertimbangkan untuk menggunakan kemasan toples transparan.

Kemasan semacam ini memungkinkan pelanggan untuk melihat isi produk secara langsung, sehingga mampu menarik perhatian dan meningkatkan kepercayaan pelanggan terhadap kualitas produk.

Beberapa produk yang cocok menggunakan kemasan ini adalah kue nastar, kue salju, kue kacang dan sejenis kue kering lainnya.

6. Kemasan Snack Pack yang Lebih Praktis

Ingin menjual lebih banyak produk dalam satu kali pemesanan? Kemasan snack pack ini atau paket snack ini bisa jadi pilihan kemasan yang tepat. Di sini, cukup gabungkan beberapa jenis snack berbeda dan kemas dalam wadahnya masing-masing, lalu gabungkan dalam satu wadah yang lebih besar.

Target pasarnya adalah konsumen yang ingin mencicipi berbagai varian makanan ringan dalam satu pemesanan. Kemasan luar untuk snack pack sendiri bisa menggunakan kemasan plastik, tas, kardus, kantong kecil, dan sejenisnya.

Kemasan ini termasuk dalam jenis kemasan sekunder karena melindungi kemasan primer, sehingga kemasan ini tak bersentuhan secara langsung dengan produk.

Cocok untuk Anda yang punya produk dengan variasi rasa yang berbeda. Misalnya saja keripik singkong original, keripik singkong balado, keripik singkong manis, keripik singkong gurih, dan sejenisnya.

7. Kemasan Plastik Biasa untuk Hemat Biaya Produksi

Rekomendasi selanjutnya untuk mengemas produk-produk makanan ringan yang dimiliki bisa menggunakan kemasan plastik biasa. Pilihlah kemasan plastik yang food grade sehingga lebih aman digunakan dan tidak mempengaruhi rasa makanan.

Plastik yang bisa digunakan pun sangat beragam, Anda bisa menemukannya dengan mudah di toko-toko kelontong biasa. Untuk ukuran dan variasinya sangat beragam, kemasan ini cocok untuk menghemat biaya produksi. Misalnya, pelaku usaha pemula yang baru merintis dan punya modal yang terbatas.

Tampilan kemasan ini transparan sehingga mempermudah pelanggan untuk mengetahui isinya. Banyak pula penjual makanan ringan yang menggunakan kemasan ini.

Pilihlah plastik dengan ukuran yang sesuai dan tepat, untuk bagian atasnya bisa ditutup dengan stapler, di press, dan sejenisnya. Untuk branding, Anda hanya perlu membuat stiker tempel atau label kecil dan menempelkannya ke bagian tengah kemasan.

8. Kemasan Kaleng

Kemasan kaleng cocok untuk beberapa jenis makanan ringan yang butuh kemasan yang lebih kuat. Jenis kemasan ini juga lebih kedap udara yang membuat kerenyahan makanan ringan lebih terjaga.

Misalnya saja seperti produk wafer, egg roll, potato snack, roti kering, dan sejenisnya. Menggunakan kemasan kaleng akan membuat jajanan ringan tersebut terlihat lebih eksklusif dan cantik.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Dalam segala situasi, KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih dari lapangan. Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme. Berikan apresiasi sekarang


Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau