Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cerita Christine Membangun Bisnis Biji Kopi Panggang untuk Kenalkan Toraja Sapan

Kompas.com, 5 September 2023, 21:09 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

“Sewaktu pandemi, kita toko di sini (Pasar Santa) sempat tutup selama kurang lebih tiga bulan. Tetapi bukan berarti kita tutup sama sekali, penjualan kita tetap berlangsung hanya saja sistemnya jualan secara online di Tokopedia," jelas Christine.

Namun demikian, diakui Christine, adanya pandemi Covid-19 justru memengaruhi perkembangan bisnisnya ke arah yang positif.

Pasalnya, saat pandemi Covid-19, banyak orang yang memilih ngopi di rumah, karena tak bisa pergi ngopi di kafe.

“Alasannya, pertama karena memang dilarang jadi orang tidak bisa keluar, kedua orang jadi lebih banyak membatasi diri dari kegiatan di luar, dan ketiga karena ngopi dari rumah itu jauh lebih murah,” ungkapnya.

Baca juga: Selain Radio Antik dan Sambal Honje, Gula Semut dan Kopi Luwak Asal Cianjur Tembus Pasar ASEAN

Menjaga Kepercayaan Pelanggan

Dari berbagai lika-liku yang sudah dihadapi Christine dalam perjalanan membangun bisninya, ia menyebutkan bahwa kini penjualan roasted beans di kedainya telah mencapai lebih dari satu ton per bulan.

Pencapaian ini diraihnya, karena ia mampu menjaga hubungan dan kepercayaan para pelanggannya.

“Pembeli dan pelanggan itu kan berbeda ya, kalau pembeli itu hanya datang sesekali waktu, sedangkan pelanggan itu yang selalu datang untuk membeli lagi secara berulang," kata Christine.

Oleh sebab itu, menurutnya dalam berbisnis, sangat penting menjaga kepercayaan, kualitas, dan service.

Tidak memiliki ketiganya atau hanya memiliki salah satunya saja, maka pelanggan akan dengan mudah meninggalkan.

"Sebenarnya, apa pun bisnisnya ya memang tidak mudah untuk dijalani, semua membutuhkan pemikiran-pemikiran yang matang," ujarnya.

Sementara, untuk menciptakan lingkungan kerja yang kondusif di Kawaki Roastery, Christine percaya dengan sistem kekeluargaan yang dibangun akan membuat suasana menjadi nyaman.

Hal itu terasa dari pelayanan ketujuh karyawan yang bekerja bersamanya. Saat saya berkunjung ke Kawaki Roastery, suasana di sana terasa hangat, karena mereka bekerja dengan sepenuh hati, seolah menjalankan bisnis bersama keluarganya.

Christine berharap untuk ke depannya, Kawaki Roastery dapat berekspansi di seluruh penjuru negeri, dapat lebih dikenal masyarakat, semakin menunjukkan kemajuan, dan dapat lebih banyak memberikan lapangan pekerjaan bagi orang-orang yang membutuhkan pekerjaan.

Halaman:

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau