Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

WomenSweetpreneurs Dorong UMKM Perempuan Manfaatkan Story Telling Merek untuk Gaet Pelanggan

Kompas.com, 13 Desember 2023, 17:42 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com – Pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) terus berkembang, termasuk pelaku UMKM perempuan.

Melansir laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo), total pelaku UMKM Indonesia sebanyak 64,2 juta dan ada sebanyak 37 juta UMKM di Indonesia yang dikelola oleh perempuan.

Oleh karena itu, sebagai upaya meningkatkan pemberdayaan UMKM perempuan, Frisian Flag dan Kompas.com melakukan kerja sama membuat webinar WomenSweetpreneurs melalui Zoom Meetings pada Rabu (13/12/2023).

Baca juga: Toba Tenun, Berdayakan 200 Perempuan dan Beromzet Rp100 Juta

WomenSweetpreneur merupakan langkah Frisian Flag dan Kompas.com untuk mengajak pelaku usaha perempuan meningkatkan story telling mereka dalam memenangkan hati pelanggan.

Poetry Gladies selaku Mompreneur, Founder Dapurgladies mengatakan, brand story telling merupakan proses membentuk narasi untuk memperkuat brand atau merek mengenai perusahaan.

Brand story telling juga bisa memengaruhi persepsi dan ikatan emosi antara konsumen dan brand.

Story telling bisa memengaruhi 90 persen keputusan pembelian. Memasukkan emosi ke dalam cerita merek akan menjadikan merek lebih autentik dan manusiawi, narasi yang menarik dan teknik bercerita sangat penting untuk keterlibatan audiens yang efektif,” tutur Poetry.

Selain itu, pada era digitalisasi, foto dapat digunakan sebagai media untuk menyampaikan pesan dan cerita suatu produk bagi pelaku UMKM.

Baca juga: Cerita Budijanto Merintis Semaya Clay, Rajin Ikut Bazar di Dalam dan Luar Negeri

Pada kesempatan yang sama, Iwan Andryanto sebagai fotografer mengatakan, biasanya kalau penjualan online, yang pertama kali menarik minat konsumen adalah dengan visual yang bagus.

“Langkah pertama yaitu, buat konsep dahulu agar lebih matAng dalam pengambilan gambarnya," ujar Iwan.

"Konsep bisa diangkat dari brand yang ingin kita bangun, misal brand yang ceria berarti konsepnya bright. Selain itu, pencahayaan juga harus diperhatikan oleh pelaku UMKM," lanjutnya.

Sementara itu, Corporate Communications Manager at PT Frisian Flag Indonesia, Fetti Fadliah mengatakan, kerja sama ini merupakan sebuah kebanggaan bagi pihaknya. Ia sangat bersemangat mengajak para mitra, agar bisa bekerja sama untuk memajukan negara melalui rekan-rekan UMKM.

“Dengan adanya acara pada hari ini, kami berharap memberikan manfaat bagi teman-teman UMKM supaya bisa bersama-sama membangun Indonesia yang sehat, maju, dan selaras,” pungkas Fetti.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Artikel ini merupakan bagian dari Lestari KG Media, sebuah inisiatif untuk akselerasi Tujuan Pembangunan Berkelanjutan. Selengkapnya

A member of

Terkini Lainnya
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau