Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kisah Lisa Yuni, Teguh Berbisnis Sepatu Berbahan Kulit Sapi

Kompas.com - 31/12/2023, 14:51 WIB
Fransisca Mega Rosa Mustika,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Meski memang bukan Lisa yang menjahit sepatunya, tetapi dia mau berguru dengan seorang ahli sepatu asal Italia.

Baca juga: Tips untuk Mengoptimalkan Repeat Order saat Ekspor

Pengalamannya berguru dengan ahli sepatu dari Italia tersebut meninggalkan banyak kesan dan insight terhadap industri sepatu.

Selain itu, dulu Lisa pun nekat untuk tetap menjalankan bisnisnya di tengah tingginya kasus pandemi Covid-19.

Langkah yang nekat dan penuh tantangan ini telah disadari Lisa. Dengan segenap kepercayaannya, Lisa berhasil mendapatkan banyak perhatian dari audiens yang kini menjadi pelanggan Sepatu Prabu.

“Awalnya kita ragu, mau lanjut atau berhenti saja. Tapi dengan komitmen yang kita punya untuk para pegawai dan staff, akhirnya tetap kita lanjutkan,” ungkap Lisa.

Fokus Jualan Online Hingga Diminati Menteri

Baca juga: 3 Tips Sukses Membangun Bisnis Sepatu

Sangat wajar apabila suatu usaha yang dibangun pada masa pandemi umumnya hanya memiliki fokus penjualan di beberapa platform penjualan online.

Tentu saja ini akibat dari adanya peraturan pembatasan kegiatan di luar ruangan yang kala itu membatasi ruang gerak masyarakat pada umumnya.

Lisa juga merasakan hal demikian sejak awal mula produknya dalam masa soft launching di tahun 2019.

Tapi Lisa tidak putus asa dan menyerah pada keadaan, dia memaksimalkan kesempatan untuk memasarkan produknya secara online dan bisa mengulik strategi pemasaran yang efektif dan sesuai dengan kebutuhan audiens.

“Karena pandemi, orang-orang banyak yang beralih ke online, dari situlah datang kesempatan juga untuk kita mengulik strategi branding, konten, serta digital marketing,” ujar Lisa.

 

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau