Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Tips Bisnis Bengkel Modifikasi Motor

Kompas.com, 1 Januari 2024, 13:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Bagi para pecinta motor, kendaraan ini bukan cuma sekedar alat transportasi saja, tetapi sudah menjadi bagian hidup. bahkan partner sejati yang menemani dalam suka dan duka kehidupan.

Jadi tak heran, jika banyak yang kemudian memodifikasi kendaraan roda duanya. Bukan hanya agar terlihat garang ketika dipakai berkendara di jalan tapi juga tetap nyaman dan aman.

Hal ini tentunya bisa menjadi peluang bisnis yang menjanjikan, sekaligus menarik untuk dikembangkan. Anda bisa menawarkan berbagai jasa mulai dari servis ringan hingga berat, modifikasi atau kustom builder, maupun bengkel spesialis.

Tertarik memulai bisnis bengkel khusus modifikasi motor milik Anda sendiri? Jangan buru-buru, simak dulu beberapa tips menarik berikut ini seperti dilansir dari Cermati.com:

1. Lengkapi Bengkel dengan Peralatan hingga Produk Modifikasi

Saat ingin memulai bisnis, terutama untuk bengkel motor, artinya Anda wajib menyiapkan berbagai macam alat pendukung yang dibutuhkan. Mulai dari kunci dengan beragam ukuran, kompresor angin, produk dan sparepart modifikasi serta berbagai peralatan lainnya.

Nantinya peralatan dan produk tersebut akan sangat dibutuhkan untuk keperluan reparasi maupun modifikasi motor. Jadi usahakan untuk menyiapkan semua hal yang dibutuhkan tanpa ada yang tertinggal.

Pasalnya, jika ada satu saja alat yang kurang bisa membuat pekerjaan menjadi terhambat. Alhasil bisa membuat pelanggan kecewa dan malas kembali lagi untuk servis atau modif motornya.

2. Buat Portofolio yang Meyakinkan

Tips sukses membangun bisnis bengkel motor modifikasi selanjutnya adalah dengan membangun portofolio bengkel yang meyakinkan. Portofolio ini bisa juga berupa sampel motor hasil modifikasi dari bengkel Anda.

Dengan memamerkan hasil portofolio yang kece dan meyakinkan, ini bisa membuat calon pelanggan penasaran. Sehingga kemudian mereka yang tertarik akan datang ke bengkel untuk memodifikasi motor kesayangannya.

Untuk mendapatkan portofolio ini, Anda bisa mulai dengan motor milik Anda sendiri atau sahabat dekat dengan dengan harga “teman”. Lakukan dengan maksimal, supaya hasilnya memuaskan dan bisa membuat calon pelanggan tertarik.

3. Kembangkan dengan Inovasi

Bisa dikatakan jika modifikasi motor selalu mengalami perkembangan dan yang sangat cepat berubah. Hampir selalu ada hal-hal baru dan berkembang menjadi tren. Untuk itu, inovasi dalam bisnis ini menjadi hal yang wajib dilakukan.

Jangan lelah untuk terus belajar dan berinovasi serta mengembangkan skill modifikasi yang dimiliki. Tak perlu kemana-mana, karena Anda bisa mendapatkan banyak informasi penting dan bermanfaat hanya dari media sosial.

Jangan lupa, untuk selalu memperhatikan pelayanan yang diberikan pada pelanggan dengan selalu menunjukkan sikap ramah dan welcome kepada semua pelanggan. Jika perlu, tambahkan fasilitas hiburan untuk para pelanggan selama mereka menunggu motornya diperbaiki atau dimodifikasi. Misalnya WiFi gratis, televisi, majalah, dan sebagainya.

Baca juga: Cara Memulai Bisnis Tambal Ban Mobil dan Analisa Modalnya

4. Kembangkan Jangkauan Koneksi

Membangun koneksi juga sangat penting dalam membangun bisnis bengkel khusus modifikasi motor. Pasalnya, selain promosi iklan dan lokasi bengkel yang strategis, hal ini pun juga terbilang efektif sebagai sarana promosi.

Salah satu caranya dengan bergabung dalam suatu komunitas khusus pecinta motor modifikasi. Anda bisa menemukan komunitas semacam ini dengan mudah di berbagai platform media sosial. Selain itu, jangan lupa untuk rajin mengikuti kopdar atau pertemuan anggota komunitas.

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau