Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pentingnya Mengenal Jenis Kain sebelum Memulai Bisnis Fesyen

Kompas.com - 13/01/2024, 11:00 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Kain polyester ini pun sangat cocok digunakan sebagai bahan dasar produksi pakaian untuk daerah dengan cuaca dingin. Contohnya seperti jaket atau jas karena sifat kainnya yang tidak mudah menyerap air.

Selain itu, kain jenis ini juga memiliki sifat anti bakteri, kuman, dan juga jamur. Hal ini membuatnya sangat cocok digunakan untuk bahan baku pembuatan sprei, sarung guling atau bantal hingga selimut.

4. Kain Rayon

Jika kain polyester merupakan kain sintetis, maka kain rayon adalah kain semi sintetis. Ini karena bahan bakunya terbuat dari serat yang dihasilkan dari regenerasi dinding sel atau selulosa dari tumbuhan.

Kain rayon kerap digunakan sebagai bahan baku pembuatan busana muslim atau hijab. Hal ini karena jenis kain tersebut memiliki tekstur yang halus dan lembut sekaligus licin di saat yang sama serta memiliki daya serap cukup tinggi.

Karakteristiknya yang mudah menyerap, membuat jenis kain ini cepat menyerap berbagai jenis zat pewarna. Hal ini tentunya akan semakin memudahkan dalam proses produksi ketika ingin mendapatkan beragam warna yang cantik.

Baca juga: Jangan Dibuang, Begini 8 Tips Jual Baju yang Sudah Tak Terpakai

5. Kain Satin

Jenis kain selanjutnya yang juga cukup populer di bisnis fesyen adalah kain satin. Kain jenis ini dibuat dengan teknik tenun serat filamen sehingga memunculkan karakteristik permukaan kain yang mengkilap. Sementara bagian belakang kain justru tidak mengkilap dan juga tidak licin.

Selain itu, kainnya memiliki tekstur yang lembut, dingin dan memberikan efek jatuh saat digunakan. Tampilan kain yang mengkilap memberikan kesan elegan dan mewah pada pemakainya.

 

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau