Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Rekomendasi Bisnis Mainan Anak

Kompas.com, 20 Januari 2024, 10:06 WIB
Add on Google
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Mainan khusus untuk anak-anak bisa menjadi peluang bisnis untuk dijalankan. Alasannya, karena saat ini banyak orang tua sudah mulai menyadari jika bermain dengan mainan pun punya peran penting mendukung tumbuh kembang anak.

Mainan yang tepat mampu merangsang kemampuan otak anak, sehingga membuat mereka lebih kreatif saat bermain.

Lalu, ide bisnis mainan seperti apa dan bagaimana yang bagus dan menguntungkan untuk dikembangkan? Dilansir dari Cermati.com, berikut ini beberapa ide bisnis mainan khusus anak yang menarik untuk dicoba.

1. Jualan Mainan Edukatif

Ide bisnis jualan mainan edukatif khusus untuk anak bisa jadi peluang usaha yang cukup menjanjikan. Pasalnya, jenis mainan yang dijual bukan sekedar mainan biasa tapi juga bisa memberikan rangsangan edukatif untuk anak.

Saat ini mainan edukatif anak sudah bukan hal yang asing dan mudah ditemui dengan jenis yang sangat beragam. Mulai dari puzzle, mainan bongkar pasang, lego, balok kayu, hingga kartu alfabet.

Disebut sebagai mainan edukatif karena mainan semacam itu mampu membantu merangsang perkembangan anak, terutama motoriknya. Menariknya dari ide bisnis ini, bisa dijalankan tanpa perlu mengeluarkan modal lebih dulu. Karena Anda bisa menjalankannya dengan metode dropship dan juga reseller.

Jika nantinya ingin buka bisnis sendiri, maka tinggal cari pemasok mainan anak yang sesuai. Lalu beli stok mainan dengan jumlah tertentu sesuai modal yang dimiliki.

2. Jualan Boneka

Ide bisnis mainan anak berikutnya yang tak kalah menarik dan menguntungkan untuk dikembangkan adalah jualan boneka. Ide bisnis ini kemungkinan besar akan laris di pasaran karena peminatnya yang cukup banyak.

Meski mainan ini memang lebih identik dengan mainan anak perempuan, tapi bukan berarti anak laki-laki tidak bisa memainkannya. Apalagi saat ini sudah ada banyak boneka yang sesuai dengan karakter anak laki-laki.

Boneka sendiri punya banyak jenis yang bisa dijadikan peluang usaha mainan anak menguntungkan. Seperti misalnya boneka binatang, boneka karakter, boneka buah-buahan, boneka dinosaurus, dan lain sebagainya.

Untuk memulai bisnis ini bisa disesuaikan dengan modal yang dimiliki. Anda bisa menjalankannya dengan metode dropship maupun sebagai reseller. Media jualannya pun bisa secara offline maupun online melalui e-commerce maupun media sosial.

3. Jualan Mainan Mobil-mobilan, Pesawat hingga Ekskavator

Berikutnya, ide bisnis mainan anak yang menarik untuk dicoba adalah jualan mainan mobil-mobilan, pesawat hingga ekskavator. Biasanya mainan jenis tersedia dalam berbagai macam ukuran.

Mainan jenis ini ada yang menggunakan baterai dan ada yang tidak. Anda bisa memilihnya sesuai minat pasar, atau menjual kedua jenis mainan tersebut. Untuk masalah harga, biasanya mainan tanpa baterai jauh lebih terjangkau.

Agar penjualan mainan sesuai yang diharapkan, pastikan untuk melakukan riset market lebih dulu. Ini dilakukan untuk memudahkan dalam menentukan harga dan mainan jenis apa yang sesuai dengan calon konsumen yang ditargetkan.

Ide bisnis mainan anak satu ini cukup banyak ditawarkan di berbagai e-commerce dengan paket usaha yang beragam. Harganya pun cukup terjangkau, dibanderol mulai dari Rp1.000.000. Dari harga tersebut, sudah termasuk dua miniatur truk dengan stik kontrol, dua ekskavator dan beko hidrolik, dan juga boksnya

Baca juga: Susah-susah Gampang, Ini Trik Mengajari Bisnis pada Anak

Halaman:

Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau