Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Kenali Risiko Buka Usaha di Pinggir Jalan

Kompas.com, 3 Maret 2024, 08:30 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - Membuka usaha sendiri, bisa jadi pilihan untuk Anda yang lebih suka berwirausaha dibandingkan bekerja sebagai karyawan.

Tapi terkadang modal yang ada tak cukup untuk digunakan menyewa tempat usaha yang memadai. Hal ini membuat banyak orang yang memilih untuk membuka usahanya di pinggir jalan.

Namun demikian, membuka usaha di lokasi tersebut tidaklah semudah yang dibayangkan. Perlu ada persiapan yang matang dan pemahaman terkait risiko yang ada jika membuka usaha di area tersebut.

Dengan mengetahui risikonya, ini akan sangat membantu dalam memulai usaha yang ingin dilakukan.

Ada sejumlah risiko yang perlu diwaspadai sebelum memutuskan untuk buka usaha di tempat tersebut. Dilansir dari Cermati.com, adapun risiko yang wajib diperhatikan sebelum memutuskan membuka usaha di pinggir jalan adalah sebagai berikut:

1. Banyak Pungutan Liar

Hal ini menjadi salah satu risiko yang hampir pasti sulit dihindari, terutama saat membuka usaha di pinggir jalan. Bagi pelaku usaha atau pedagang di pinggir jalan, pungutan liar tentu jadi momok yang cukup meresahkan.

Sebetulnya hal ini sudah ada sanksi hukum yang berlaku, namun masih saja ada banyak pungutan liar merajalela menghantui pelaku usaha pinggir jalan. Sehingga tak sedikit pedagang yang terkadang enggan melaporkan kejadian tersebut. Alasannya karena takut usahanya akan semakin diganggu.

Biasanya yang suka bikin gaduh dan onar tersebut adalah para pengangguran di sekitar kawasan usaha. Tak jarang mereka berkumpul dan membentuk organisasi liar untuk mengumpulkan pungutan liar.

Selain para pengangguran tersebut, tidak jarang pungutan liar juga datang dari oknum petugas yang berdinas di sekitar tempat usaha. Misalnya seperti memanipulasi nominal biaya retribusi yang harus dibayar pemilik usaha.

2. Risiko Terjadi Pencurian Hingga Kerusakan

Risiko selanjutnya yang juga kerap menghantui para pemilik usaha pinggir jalan yakni risiko pencurian dan barang dagangan rentan rusak. Ada banyak faktor yang menjadi penyebab barang bisa hilang atau cepat rusak. Mulai dari faktor kondisi cuaca, seperti hujan, terik matahari, hingga angin.

Kemudian lokasi pinggir jalan yang banyak dilalui orang lalu lalang dari berbagai tempat. Sangat rentan terjadi tindak kriminal terhadap lapak jualan sehingga kemungkinan rusak atau kehilangan barang dagangan pun cukup besar.

Apalagi jika lapak usaha milik Anda semi terbuka, misalnya menggunakan stand atau gerobak dorong. Potensi rusak dan hilang akan sangat mungkin terjadi. Untuk itulah sangat penting untuk lebih waspada dengan lingkungan tempat usaha dijalankan.

3. Risiko Cuaca

Sebagaimana sudah dijelaskan sebelumnya, bahwa kondisi cuaca menjadi salah satu faktor risiko yang perlu diperhatikan ketika memulai usaha di pinggir jalan. Pasalnya, cuaca akan sangat mempengaruhi jalannya usaha yang sedang dijalankan.

Sebagai contoh, ketika cuaca hujan lapak usaha bisa saja kurang nyaman untuk didatangi pengunjung. Hal ini disebabkan kondisi lapak yang kurang memadai atau lokasi jualan terkena imbas banjir di kawasan sekitar.

Sehingga hal ini akan membuat usaha di pinggir jalan menjadi lebih sering tutup karena kurangnya antusias pembeli. Tentunya, omset usaha pun juga akan mengalami penurunan yang cukup signifikan.

Baca juga: 6 Tips Mendorong Akselerasi Bisnis UMKM

Halaman:

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Dengan Membership bulanan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Dengan Membership tahunan, kamu ikut mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com secara berkelanjutan dan menikmati benefit member.
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Mendukung tim redaksi KOMPAS.com
Tanpa iklan dan artikel utuh
Akses konten Orisinal tanpa batas
Akses Podcast eksklusif
Newsletter penuh insight dan game Croz/Word tanpa batas
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Diperbaharui : 1 Juli 2026
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Pesan apresiasi berhasil
Pesan apresiasi darimu sudah dipublikasikan di halaman komentar
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau