Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Ina Cookies Menghadapi Lonjakan Pesanan Jelang Lebaran

Kompas.com - 23/03/2024, 18:45 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

JAKARTA, KOMPAS.com - Setiap kali menjelang lebaran, orang-orang mulai memesan kue kering untuk dikirimkan pada kerabat dan juga untuk disajikan di rumah saat hari raya. Hal ini tentu membuat pesanan kue kering melonjak.

Seperti yang dialami oleh Ina Cookies. Pesanan kue kering terus melonjak saat menjelang hari Idul Fitri.

Apalagi, Ina Cookies memiliki berbagai macam varian kue kering, diantaranya nastar keju dan cheese kress yang jadi favorit banyak orang.

Voula (32), Direktur Sales dan Marketing Ina Cookies, mengungkap beberapa cara Ina Cookies menghadapi lonjakan pesanan jelang lebaran.

Baca juga: Intip Strategi Penggunaan Color Palette di Akun IG Ina Cookies

1. Membuka sistem pre-order

Cara Ina Cookies untuk menghadapi lonjakan pesanan adalah dengan membuka pre-order lebih awal.

Pasalnya, Ina Cookies memiliki banyak reseller, yang biasanya mulai berjualan sejak masuk bulan Ramadan. 

"Kalau di Ina Cookies, produksinya itu juga jadi lebih cepat dibanding biasanya. Distributor-distributor juga mulai memasok kue kering lebih awal," terang Voula kepada Kompas.com, Jumat (22/3/2024).

2. Produksi lebih awal

Lebih lanjut, Voula mengatakan pihaknya harus menyiapkan bahan baku kue kering jauh sebelum mendekati bulan puasa. Alasannya, orang-orang bahkan sudah membeli kue kering saat Ramadan tiba.

Baca juga: Jual Ribuan Toples Kue Kering Jelang Lebaran, Ini Strategi Oryzasweetness

"Jadi jangan sampai mendekati bulan puasa untuk bikin apapun itu, misal buat packaging, beli bahan baku. Harus dari jauh-jauh hari," ucapnya. 

Dengan kedua cara tersebut, Ina Cookies bisa mengatur proses penjualan saat menjelang lebaran. Reseller Ina Cookies yang terdiri dari ibu rumah tangga, pasutri, hingga mahasiswa juga bisa mendapatkan penghasilan tambahan di bulan Ramadan. 

"Apalagi di bulan puasa ini tentunya orang-orang pada mau dapat cuan ya, jadi kami memang harus produksi dan kirim ke mereka lebih awal," pungkas Voula. 

Baca juga: Tertarik Bisnis Nastar Jelang Lebaran? Perhatikan Tips Pembuatannya

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau