Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

3 Alasan Pentingnya Komunikasi dalam Negosiasi Bisnis, Pelaku Usaha Harus Tahu

Kompas.com, 30 Maret 2024, 19:05 WIB
Add on Google
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

Sumber Gramedia

KOMPAS.com - Berbisnis tidak akan lepas dari kegiatan negosiasi. Ada banyak hal yang bisa didapatkan melalui kegiatan ini, karena negosiasi merupakan proses komunikasi dua pihak yang bertujuan untuk mencapai kesepakatan tertentu.

Melalui negosiasi, kamu dapat bertujar pikiran, gagasan, tawaran, bahkan menyampaikan kontra kepada pihak lain agar saling menguntungkan.

Oleh karena itu, komunikasi menjadi penting di dalam proses negosiasi. Sebab, negosiasi sangat bergantung pada pembicaraan kedua pihak.

Baca juga: 8 Strategi untuk Membangun Komunikasi yang Hangat Dalam Bisnis

Berikut ini empat alasan mengapa komunikasi penting dalam proses negosiasi bisnis.

1. Memberi pemahaman bersama

Dalam negosiasi, tentu sebuah informasi, gagasan, pendapat, dan diskusi perlu dijelaskan melalui komunikasi yang baik.

Cara penyampaian yang tepat akan memudahkan lawan bicara memahami maksud dari pesan yang ingin kamu sampaikan.

Selain itu, jika kamu mampu berkomunikasi dengan baik, kamu bisa menghindari kesalahan lain seperti miss communication. Bukan tak mungkin lawan bicara kamu salah paham, karena komunikasi yang dibangun kurang bisa dimengerti.

Kesalahan seperti ini membuat kedua pihak sulit mendapat kesepakatan dari negosiasi itu sendiri.

Itulah sebabnya, komunikasi sangat berperan untuk memberikan pemahaman bersama antar pihak yang bernegosiasi.

2. Menciptakan ruang diskusi yang efektif

Saat negosiasi, kedua pihak akan berdiskusi untuk mencapai kesepakatan bersama yang saling menguntungkan. Diskusi ini perlu dibangun dengan komunikasi yang efektif.

Tujuannya, agar diskusi tidak bertele-tele dan tepat sasaran. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan pemilihan kata yang tepat saat mengomunikasikan isi pesan.

Komunikasi yang baik bukanlah pembicaraan yang panjang, tapi pembicaraan yang mudah dimengerti.

Dalam bernegosiasi, akan ada banyak proses tawar menawar dan bertukar pikiran. Di saat ini, bagaimana cara kamu berkomunikasi akan berdampak pada terciptanya ruang diskusi. Semakin baik komunikasinya, maka diskusi akan semakin kondusif.

Baca juga: 6 Tips Mewujudkan Komunikasi Efektif Bersama Tim Kerja

3. Mencapai kesepakatan

Dalam negosiasi, tetap menjadi hal yang wajar jika terjadi pertentangan pikiran sebelum mencapai kesepakatan bersama. Pasalnya, kedua pihak ingin mencari gagasan yang paling tepat agar saling menguntungkan.

Saat terjadi pertentangan atau kesalahpahaman, komunikasi adalah media untuk memperbaikinya.

Komunikasi ini adalah kesempatan untuk meluruskan apa yang menurutmu perlu diperbaiki, sehingga dapat dicari titik tengah untuk mengatasi salah paham tersebut.

Saat masalah sudah teratasi, kamu dan lawan bicara akan mudah mendapatkan kesepakatan dari negosiasi.

Kesepakatan merupakan hasil dari komunikasi kedua pihak yang bertukar gagasan dan dianggap bisa saling menguntungkan. Dengan demikian, komunikasi yang baik bisa mencapai kesepakatan dalam bernegosiasi.

Baca juga: 8 Kunci Sukses Bisnis Online, Salah Satunya Komunikasi yang Baik

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau