Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Cara Meat Night Club Branding di Instagram, Hingga Diundang "Public Figure"

Kompas.com, 4 April 2024, 18:46 WIB
Add on Google
Anagatha Kilan Sashikirana,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

BOGOR, KOMPAS.com - Di era digital seperti saat ini, media sosial memegang peranan penting untuk mempromosikan bisnis. Branding dan ciri khas yang unik tetap harus diperhatikan dalam mengelola media sosial.

Mungkin saja customer menjadi tergerak untuk membeli atau mengunjungi usaha kamu karena tertarik dengan branding yang kamu bangun di media sosial.

Seperti Meat Night Club, steak tenda pertama di Bogor sejak tahun 2022 yang terletak di Jalan Bangbarung Kota Bogor, pemilik usaha ini memiliki branding yang khas.

Meat Night Club menggunakan dominasi cat hitam dan dilengkapi dengan tempelan poster berwarna-warni di beberapa sudut, sangat masuk dengan gaya anak muda.

Baca juga: Dari Hotel Bintang Lima, 3 Sekawan Ini Beralih Buka Steak Tenda Pertama di Bogor

Selain tempat yang dibuat asik, Meat Night Club juga memperhatikan branding mereka di Instagram agar masuk dengan konsep dari Meat Night Club itu sendiri.

Salah satu owner Meat Night Club, Antonius Jordivian Wicaksono (29) bertanggung jawab dalam marketing dan memegang sosial media. Jordi mengungkapkan bahwa saat ini sosial media sangat penting untuk branding bisnis.

Meat Night ClubKompas.com - Anagatha Kilan Sashikirana Meat Night Club

Branding Meat Night Club

"Menurutku kalau sekarang media sosial itu penting banget, untuk memperkenalkan produk kita dan menarik konsumen. Pastinya dengan konten-konten yang menarik juga," kata Jordi saat diwawancara oleh Kompas.com pada Jumat (29/03/2024).

Instagram Meat Night Club memiliki ciri khas color palete yang gelap, kebanyakan di filter dengan senada yaitu nuansa hitam. Sehingga steak dan menu yang mereka sajikan terlihat lebih menggiurkan karena terlihat mencolok dengan background gelap.

Namun, untuk tulisan biasanya menggunakan warna putih atau kuning untuk terlihat kontras dengan color palete yang sudah gelap.

Uniknya, Jordi mengaku bahwa dia sengaja membuat branding yang bermode gelap seperti ini karena jam operasional Meat Night Club mulai dari sore hingga malam hari.

Jordi berpikir bahwa dokumentasi Meat Night Club tentunya kebanyakan gelap karena malam hari. Oleh karena itu Jordi membuat branding Instagram dengan color palete yang gelap.

Instagram Meat Night ClubDok. Meat Night Club Instagram Meat Night Club

"Iya, untuk Instagram baik itu feeds, reels, story, hingga highlights sengaja kami konsepkan gelap. Lebih banyak bermain di warna hitam. Karena aku mikirnya, Meat Night Club ini bukanya malam. Mau foto juga enggak bisa terang karena sudah hilang mataharinya. Jadi yasudah sekalian saja di branding seperti ini, kebetulan cocok dengan Meat Night Club itu sendiri," ungkap Jordi.

Memanfaatkan momen saat diundang acara TV

Pada bulan Ramadan tahun 2023 lalu, Meat Night Club pernah diundang oleh salah satu acara TV. Meat Night Club menerima DM Instagram untuk tawaran tersebut. Menurut Jordi, mungkin saja pihak acara TV mengetahui Meat Night Club karena tertarik setelah melihat media sosial mereka.

"Itu seru banget, sih. Kebetulan waktu itu mungkin karena mereka lihat dari media sosial juga, tiba-tiba kami dapat DM untuk berkesempatan masak langsung di rumahnya Raffi Ahmad di Andara untuk acara TV. Kami kaget banget karena lumayan mepet persiapannya, tapi untungnya semua bisa ditangani dengan baik," ujar Jordi.

Jordi juga memaparkan bahwa meskipun mereka sudah mendapat exposure dari kesempatan ini, tetapi Meat Night Club juga tetap membuat konten Instagram. Jadi walaupun sudah diliput dan ditayangkan di TV, Meat Night Club juga inisiatif untuk menaikkan branding dengan platform media sosialnya sendiri.

Konten instagram meat night clubDok. Meat Night Club Konten instagram meat night club

Baca juga: Owner Steak Tenda Meat Night Club Terapkan Standar Pelayanan Hotel Bintang 5

"Setelah diliput di acara tersebut, sudah pasti mengalami kenaikan penjualan. Cuma kami enggak pasrah dan cepat puas karena sudah di tayangkan di TV. Jadi kami juga tetap ngonten dengan kamera sendiri. Karena mendapat kesempatan seperti ini, kami manfaatkan untuk perluas lagi branding di sosial media," papar Jordi.

Menurut Jordi saat mendapat kesempatan hingga melibatkan public figure di dalamnya, dia juga tetap menggerakkan marketing dengan konten sendiri di lokasi. Menurutnya dengan begitu informasi bisa diperluas lagi, jadi tidak hanya mengandalkan tayangan di TV.

Terlebih lagi, jika Meat Night Club membuat konten sendiri maka cuplikan tayangan bisa lebih terfokus untuk mereka dan bisa disesuaikan dengan branding yang diinginkan.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau