Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Hal yang Dilarang saat Negosiasi Bisnis, Pelaku Usaha Wajib Tahu!

Kompas.com - 07/04/2024, 07:00 WIB
Ester Claudia Pricilia,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Negosiasi bisnis merupakan proses penting dalam membangun hubungan dan mencapai kesepakatan yang saling menguntungkan antara pihak-pihak yang terlibat. Kesepakatan kerja sama yang baik adalah saat kedua belah pihak merasakan keuntungan yang seimbang.

Maka dari itu, negosasi adalah hal yang penting untuk mencapai win-win solutions. Namun, terkadang kesalahan dalam melakukan negosiasi dapat berpotensi merusak peluang sukses dan hubungan baik antara para pihak.

Baca juga: Lakukan 6 Hal Ini Saat Melakukan Negosiasi dalam Bisnis

Oleh karena itu, penting untuk memahami hal-hal yang sebaiknya dihindari saat sedang melakukan negosiasi bisnis. Dilansir dari Business News Daily, berikut ini adalah beberapa hal yang dilarang saat sedang dalam proses negosiasi.

1. Jangan Improvisasi

Kunci keberhasilan dalam negosiasi adalah persiapan. Jika gagal dalam persiapan, maka kamu sedang bersiap untuk bertemu dengan kegagalan juga.

Persiapan berarti mengumpulkan dan memahami data-data penting atas perusahaan atau mitra yang kamu ingin ajak kerjasama. Mempersiapkan diri dengan benar berarti mengetahui kebutuhan, nilai, harapan, dan ketakutan pengambil keputusan dan pihak lainnya.

Kamu mepersiapkan diri untuk bertanya dengan pertanyaan yang kuat untuk mendapatkan kejelasan. Semakin siap, kamu akan dapat menavigasi negosiasi. Jadi jangan lakukan improvisasi dalam sebuah negosiasi.

2. Jangan Tergesa-gesa

Negosiasi membutuhkan waktu, apalagi jika kamu ingin semuanya berjalan lancar. Sangat penting untuk mengambil waktu untuk membangun hubungan yang tulus dengan pihak lain.

Bagikan sedikit informasi pribadi yang menandakan keterbukaan dan keinginan kamu untuk berhubungan. Melakukan hal ini dapat mengubah negosiasi dari pertempuran yang bermusuhan menjadi percakapan yang produktif.

Selain itu, jangan takut untuk memberi jeda, karena hal itu dapat membantu semua orang mendapatkan perspektif-nya masing-masing.

Mengambil waktu untuk bernegosiasi secara efektif dapat membantumu membangun dan mempertahankan hubungan bisnis yang baik dalam jangka panjang.

3. Jangan diambil Personal atau Pribadi

Bagaimanapun hubungan bisnis tidak digabungkan dengan hubungan pribadi. Maka dari itu, kamu tak boleh terlalu mengambilnya secara personal atau pribadi.

Baca juga: 3 Alasan Pentingnya Komunikasi dalam Negosiasi Bisnis, Pelaku Usaha Harus Tahu

Memang mudah untuk membiarkan emosi menguasai selama negosiasi, terutama jika hasilnya memengaruhi secara pribadi. Namun menjadi terlalu emosional akan merugikanmu.

Kamu perlu untuk menyadari pemicu emosional dan tahu cara mundur ketika merasa segalanya bergerak ke arah yang salah.

Jika komunikasi tersebut mengarah ke arah yang salah dan menyebabkan konflik negosiasi, segera cari resolusi konflik. Kamu bisa menggunakan keterampilan mendengarkan dan selalu menggunakan istilah netral untuk mengembalikan semuanya pada jalur yang benar.

4. Jangan Terima Kesepakatan yang Buruk

Negosiasi merupakan proses yang panjang, melelahkan, dan penuh tekanan. Kamu mungkin merasa tertekan untuk menyetujui kesepakatan yang tidak menguntungkan.

Kamu harus ekstra teliti dalam menerima kesepakatan, meskipun telah lelah dalam bernegosiasi. Menerima kesepakatan hanya untuk mendapatkan kesepakatan itu bukanlah hal yang baik, tidak peduli dari sudut mana kamu melihatnya.

Penting untuk diingat bahwa sebuah kesepakatan tidak selalu lebih baik daripada tidak ada kesepakatan sama sekali. Itu bisa membuat sedih dan kecewa ketika kamu telah memberikan waktu dan energi untuk menyelesaikan kesepakatan, tetapi malah mendapat yang buruk.

5. Jangan Terlalu Banyak Bernegoisasi

Dalam sebuah negosiasi bisnis memang perlu memperjuangkan hak dan perusahaanmu untuk mecapai kesepakatan yang baik. Namun, banyak bernegosiasi juga tidak akan memberikanmu keuntungan, karena pihak lain akan merasa kamu tidak profesional.

Baca juga: 3 Tips Penting untuk Membangun dan Mendapatkan Mitra Bisnis Franchise

Jangan membawa diri ke posisi kamu tidak bisa kembali kepada hubungan kerja sama itu karena terlalu berlebihan.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau