Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Didukung BRI, Yuli dan Tatang Sukses jadi Penyedia Layanan Transaksi Perbankan

Kompas.com - 20/04/2024, 14:08 WIB
Bambang P. Jatmiko

Penulis

Difasilitasi BRI

Sebagai agen BRILink, Yuli dan Tatang memiliki fasilitas EDC yang dipakai untuk melayani transaksi perbankan serta tarik tunai.

Dia mengaku bersyukur bisa menjadi agen karena cukup menikmati berbagai dukungan yang diberikan oleh BRI, baik berupa fasilitas pinjaman serta dukungan lainnya. Selain itu, dia juga telah memperoleh semacam sertifikat sebagai agen resmi BRILink.

Baca juga: Toko Kelontong Pun Harus Punya Arus Keuangan Sehat, Bagaimana Caranya?

Hal ini memungkinkan keduanya bisa melayani lebih banyak lagi masyarakat yang tidak bisa melakukan transaksi perbankan.

Sebagaimana diungkapkan Yuli, belakangan yang juga mulai banyak menggunakan jasa agen BRILink adalah nasabah BRI yang “takut” bertransaksi karena khawatir kartu ATM tertelan di mesin. Rata-rata nasabah yang dimaksud adalah mereka yang belum terbiasa menggunakan peralatan elektronik termasuk ATM untuk bertransaksi.

Sejumlah nasabah kemudian memilih bertransaksi di agen BRILink karena ada interaksi langsung dengan pemberi layanan, yang memungkinkan si nasabah bisa bertanya dan tidak khawatir mengalami kesalahan.

“Banyak nasabah BRI yang memilih untuk bertransaksi dan tarik tunai melalui agen BRILink karena tidak khawatir kartu ATM-nya tertelan,” jelas Yuli.

Direktur Bisnis Mikro BRI Supari sebelumnya menjelaskan BRILink merupakan strategi perseroan untuk menyasar segmen menengah ke bawah.

Kehadiran agen memungkinkan nasabah maupun pengguna jasa bisa melakukan transaksi perbankan secara lebih mudah dan dekat serta, tidak perlu antri panjang di kantor BRI.

“Pendekatan dari AgenBRILink membuat nasabah tidak perlu berpenampilan rapi layaknya ingin ke bank. Layanan ini juga terpercaya, karena bagian dari brand BRI dan agen BRILink,” ungkapnya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.

Halaman:

Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau