Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

6 Cara Sukses Mengatur TikTok Ads agar Bisnis Online Anda Lancar

Kompas.com, 5 Mei 2024, 08:59 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

KOMPAS.com - TikTok saat ini menjadi sebuah platform media berbagi video yang sangat populer dan digemari banyak kalangan.

Hal inilah yang membuat platform ini jadi incaran banyak brand dan juga marketer sebagai sarana pemasaran. Ditambah lagi dengan adanya fitur TikTok Ads yang bisa mendukung strategi marketing untuk mendorong performa bisnis.

Bisa dibilang TikTok Ads menjadi sebuah solusi pemasaran yang mampu mengintegrasikan produk bisnis secara langsung dengan platform TikTok. Hal ini memungkinkan brand mengiklankan produknya sekaligus menawarkan kemudahan transaksi langsung di platform TikTok.

Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap performa penjualan. Untuk itu, penting sekali mengelola TikTok Ads dengan baik agar bisa memberikan hasil memuaskan.

Tertarik untuk mulai menggunakan TikTok Ads agar bisa mendongkrak performa bisnis? Berikut ini beberapa langkah yang harus dilakukan untuk mengelola TikTok Ads yang dilansir dari Cermati.com:

1. Masuk ke TikTok for Business dan Buat Akun Bisnis

Langkah pertama untuk mulai mengelola TikTok Ads adalah dengan memiliki sebuah akun TikTok Ads Manager.

Untuk itu, Anda harus masuk ke halaman TikTok for Business dan membuat akun bisnis atau menautkan akun TikTok yang sudah ada. Selanjutnya, isi form yang diperlukan dengan informasi yang benar, lengkap dan sesuai.

Setelah akun bisnis selesai dibuat, maka Anda akan bisa mengelola kampanye iklan berbayar di TikTok dengan lebih mudah. Hal ini karena di TikTok Ads Manager, ada banyak alat dan fitur menarik yang bisa digunakan untuk mengelola iklan secara efektif.

2. Mengatur Katalog Produk

Langkah selanjutnya adalah dengan membuat katalog produk atau layanan yang ditawarkan oleh bisnis Anda. Hal ini mencakup informasi detail terkait dengan produk tersebut. Mulai dari gambar, harga, judul, hingga deskripsi produk s secara jelas dan detail.

Untuk melakukannya, bisa dengan dua cara yang cukup mudah. Pertama memasukkan data-data yang sudah ada dengan cara manual, dan yang kedua bisa dengan data feed agar bisa mengotomatisasi prosesnya.

3. Hubungkan TikTok Ads dengan Katalog Produk

Hubungkan TikTok Ads Manajer Anda dengan katalog produk yang sudah dibuat sebelumnya. Dengan integrasi yang dilakukan, ini akan membantu untuk lebih mudah dalam membuat kampanye pemasaran di TikTok.

Hal ini karena katalog produk yang berisi informasi detail produk yang ada sudah terhubung dengan TikTok Ads.

Baca juga: Tips Jualan Online di TikTok agar Viral dan Banjir Orderan

4. Buat Campaign Ads

Selanjutnya, buat kampanye iklan baru melalui TikTok Ads Manager. Untuk melakukannya, jangan lupa pilih tujuan yang sesuai agar bisa mendongkrak tingkat penjualan produk.

Selain itu, tetapkan budget, opsi penargetan, serta jadwal penayangan iklan sesuai tujuan bisnis yang ditargetkan. Dengan begitu, ini akan lebih memudahkan dalam mengelola iklan di TikTok secara lebih efektif dan efisien.

5. Buat Iklan dengan Desain dan Tampilan yang Menarik

Langkah paling penting agar iklan di TikTok makin efektif adalah pemilihan format iklan yang sesuai dengan bisnis. Di TikTok, ada banyak pilihan format iklan yang bisa Anda pilih sesuai kebutuhan. Misalnya iklan video feed salah satunya.

Ini merupakan video yang dapat dijadikan sebagai media berbelanja, dan agar membuat iklan tampil lebih menarik dari segi visual. Anda bisa memanfaatkan fitur kreatif otomatis yang bisa membantu menyesuaikan dengan template iklan dan menambahkan detail produk.

6. Rilis dan Pantau Kampanye Iklan di Tiktok

Setelah merasa puas dengan hasil video iklan yang dibuat, segera rilis kampanye iklan tersebut. Jangan lupa untuk selalu memantau performa iklan di halaman TikTok Ads Manager.

Jika diperlukan, jangan segan untuk melakukan optimasi yang diperlukan agar dapat memaksimalkan hasil dari pemasangan iklan tersebut.

Agar bisa menghasilkan banyak konversi dan menjalankan kampanye pemasaran paling efisien, pastikan untuk memanfaatkan kampanye trafik. Hal ini untuk mendapatkan wawasan audiens, sekaligus optimasi konten.

Selanjutnya, lakukan penargetan ulang terhadap tautan produk, katalog, maupun promosi iklan belanja secara langsung. Ini agar iklan yang ditayangkan bisa menghasilkan konversi sesuai dengan target yang dibuat.

Artikel ini merupakan hasil kerja sama antara Kompas.com dengan Cermati.com. Isi artikel menjadi tanggung jawab sepenuhnya Cermati.com

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Bangun Ekonomi Digital Asia, Cyberport Hong Kong Gandeng Sejumlah Institusi Indonesia
Program
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Menghindari Salah Arah Alokasi Dana Desa untuk KDMP
Program
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau