Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Manfaat Menyusun Rencana Bisnis dengan Metode "SMART Goals"

Kompas.com, 9 Mei 2024, 11:19 WIB
Alfiana Rosyidah,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Setiap merencanakan bisnis diperlukan penyusunan tujuan atau target yang ingin dicapai. Hal ini dimaksudkan agar kamu memiliki rincian tujuan yang jelas dan mengetahui kemajuan bisnismu.

Salah satu teknik untuk menyusun rincian target adalah dengan metode SMART. Metode ini terdiri dari spesific, measurable, attainable, relevant, dan time-based. Kamu bisa menyusun tujuan berdasarkan lima hal tersebut. 

Ada  beberapa alasan mengapa kamu harus menggunakan metode SMART. Unruk mengetahui alasannya, kamu bisa simak melalui artikel berikut ini yang telah dirangkum dari situs business.com.

Baca juga: 3 Tips Menyusun Rencana Bisnis dengan Metode Smart Goals

Dapat Meningkatkan Rasa Tanggung Jawab

Saat menyusun tujuan dengan teknik SMART, kamu pasti sudah memiliki tujuan spesifik dalam bisnismu. Apabila sudah mengetahui tujuan secara spesifik, kamu akan merasa lebih bertanggung jawab dengan hal tersebut.

Rasa tanggung jawab ini bisa ditunjukkan dengan upaya seorang pemilik bisnis dalam mewujudkan target. Misalnya ketika memiliki tujuan untuk mengurangi komplain dari konsumen, kamu sebagai pemilik bisnis akan berusaha memperbaiki pelayanan.

Upaya yang dilakukan pun juga maksimal dan tidak setengah-setengah. Jika memang ingin memperbaiki pelayanan, maka kamu akan melatih customer service untuk bersikap sopan pada konsumen. 

Baca juga: 3 Keuntungan Menyusun Perencanaan untuk Bisnis

Target yang Terukur akan Memaksimalkan Strategi

Dalam metode SMART, kamu harus menyusun target yang dapat dinyatakan dalam angka. Selain untuk mempermudah memantau progress target, hal ini bisa memaksimalkan strategi bisnismu. 

Bahkan dengan adanya target yang terukur, kamu bisa membandingkan macam-macam strategi yang telah kamu rencanakan. Kamu bisa melihat ciri strategi yang ampuh dari perbandingan jumlah target yang berhasil dicapai. 

Meningkatkan Semangat Kerja

Karena ada tujuan yang sudah disusun secara spesifik dalam metode SMART, kamu akan menjadi lebih semangat bekerja. Tujuan spesifik tersebut menjadi pemicu kamu untuk terus berusaha. 

Baca juga: 3 Perencanaan Penting yang Dibutuhkan untuk Memulai Bisnis Kecil

Semangat dalam bekerja juga akan menular pada karyawan-karyawanmu. Mereka pun juga menjadi lebih semangat dalam menyelesaikan tanggung jawab dan tidak mudah merasa stres. 

Mampu Mendorong Pertumbuhan Bisnis

Banyaknya hal positif yang kamu dapatkan ketika menggunakan metode SMART, pada akhirnya akan berpengaruh pada pertumbuhan bisnis. Semangat kerja yang tumbuh dengan baik akan mampu mengarahkan bisnis ke arah yang lebih baik. 

Apalagi jika sasaran targetmu relevan dengan visi misi bisnis. Sasaran target yang relevan akan mampu memenuhi ekspektasi bisnismu. Termasuk soal keuangan, produk yang terjual, dan banyaknya keuntungan. 

Baca juga: Mengenal Lifestyle Content, Strategi Pemasaran untuk Para Pebisnis

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Terkini Lainnya
'TKTD' untuk Wirausaha Disabilitas
"TKTD" untuk Wirausaha Disabilitas
Program
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau