Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

5 Alasan Mengapa Bisnis Startup Cocok Dengan Gen Z, Tertarik?

Kompas.com, 28 Desember 2024, 20:00 WIB
Anagatha Kilan Sashikirana,
Wahyu Adityo Prodjo

Tim Redaksi

Sumber Gramedia

KOMPAS.com - Generasi Z dikenal sebagai generasi yang kreatif, paham akan teknologi atau tech-savvy, dan penuh semangat untuk mencoba hal baru. Tidak heran kalau bisnis startup menjadi salah satu industri bisnis yang kemungkinan besar cocok dengan karakter Gen Z, baik itu mereka sebagai pendiri bisnis maupun bekerja di dalamnya.

Seperti yang diketahui, startup adalah perusahaan yang masih merintis, baru berjalan, dan sedang tahap pengembangan untuk menemukan market-nya. Selain itu, startup juga erat kaitannya dengan menerapkan inovasi dan teknologi dalam pelaksanaan bisnisnya.

Baca juga: Harga Kompetitif: Penjelasan dan Alasan Penting dalam Bisnis

Startup tidak hanya menawarkan kebebasan, tetapi juga memiliki lingkungan kerja yang dinamis dan inovatif. Dengan demikian, bisnis ini semakin cocok dengan Gen Z yang cenderung penuh dengan kreativitas dan fleksibilitas.

Berikut ini adalah 5 alasan pendukung mengapa bisnis startup cocok untuk Gen Z, seperti yang dilansir dari Gramedia.com.

1. Lingkungan Kerja Fleksibel

Mungkin kamu pernah dengar kalau Gen Z dikenal tidak suka terlalu terikat dengan aturan kaku, atau justru kamu juga termasuk tipe yang seperti ini? Hal tersebut cenderung membuat mereka mencari pekerjaan yang memberi kebebasan untuk mengekspresikan diri, termasuk dalam hal waktu dan tempat kerja.

Baca juga: Keunggulan Kompetitif: Penjelasan dan Alasan Pentingnya dalam Bisnis

Di samping itu, dalam dunia startup, jam kerja biasanya lebih fleksibel dan budaya kerja yang dapat dibilang relatif lebih santai dibandingkan bisnis pada umumnya.

Contoh yang bisa dilihat, banyak ditemui beberapa startup yang memperbolehkan karyawan bekerja dari rumah atau memilih jam kerja mereka sendiri, asalkan pekerjaan selesai.

Ini cocok untuk Gen Z yang suka mengatur waktu mereka sendiri atau bahkan Gen Z yang sengaja membangun bisnis startup karena ingin menyesuaikan jam kerja yang fleksibel.

Jika kamu seorang Gen Z yang ingin berbisnis startup, buatlah bisnis startup yang tetap mampu berkembang meskipun dengan budaya kerja yang kamu miliki. Namun jika kamu ingin terjun bekerja ke dunia startup, pilihlah perusahaan dengan budaya kerja yang bisa kamu sesuaikan.

Baca juga: 6 Alasan Bisnis Es Teh Bisa Laris Manis di Indonesia

2. Terus Berinovasi

Salah satu karakterisitik bisnis startup adalah selalu mencari ide-ide baru, yang membuatnya cocok untuk Gen Z yang cenderung suka berpikir kreatif dan ingin membawa perubahan. Lingkungan ini memberi kebebasan untuk mencoba hal baru tanpa takut gagal.

Seorang Gen Z di startup teknologi bisa mengusulkan fitur baru untuk aplikasi, dan jika idenya bagus, itu bisa langsung diterapkan. Jika Gen Z itu sebagai pemilik bisnis startup, ia memiliki kendali yang lebih besar dalam mengeksplorasi dan menciptakan banyak inovasi baru di bisnisnya bersama para pekerja yang lain.

Baca juga: 5 Alasan Mengapa UMKM Butuh Peran Investor

Tipsnya adalah, jangan takut untuk mengemukakan ide-ide kreatif kamu. Startup sangat menghargai kontribusi inovatif, bahkan dari karyawan baru sekalipun. Bahkan jika kamu pemilik bisnisnya, ini akan lebih memudahkan kamu jika kamu memiliki ide yang ingin direalisasikan.

3. Terlibat Langsung dalam Berbagai Aspek Bisnis

Di perusahaan besar, pekerjaan sering kali dibagi-bagi dengan spesifik. Namun sedikit berbeda dengan bisnis startup, karena orang yang terlibat di dalamnya berkesempatan memegang berbagai tanggung jawab, sehingga pengalaman yang didapat juga lebih luas.

Bisnis startup cenderung cocok dijalankan oleh Gen Z yang haus akan pengalaman dan ingin mencoba banyak hal-hal baru. Meskipun pekerjaan utama kamu sebagai desainer grafis, tetapi mungkin juga kamu jadi ikut belajar tentang pemasaran digital karena tim startup biasanya kecil dan saling membantu.

Baca juga: Alasan Mengapa UMKM Perlu Melakukan Research and Development

Tipsnya, kamu perlu manfaatkan kesempatan ini untuk belajar sebanyak mungkin. Jadilah pekerja yang serba bisa, karena tidak ada ruginya justru pengalaman ini akan sangat berguna jika kamu ingin membangun bisnis startup sendiri di masa depan.

Halaman:

Terkini Lainnya
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Dapat Bantuan Alat Modern, Perajin Patung dan Miniatur di Kota Malang Kebanjiran Pesanan
Program
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
LPDB Salurkan Pembiayaan ke KDKMP Sidomulyo Jember untuk Dukung Ekspor Kopi
Program
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Kisah Para Penjual Makanan di Kawasan Industri Nikel Weda, Sehari Bisa Raup Omzet Rp 10 Juta
Jagoan Lokal
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Penyaluran Kredit di 7 Wilayah Jatim Tumbuh 8,41 Persen, Malang Raya Didominasi Pelaku UMKM
Training
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Kementerian UMKM Fasilitasi Legalitas dan Pembiayaan kepada 1.000 Usaha Mikro di NTT
Program
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Pertamina Boyong 45 UMKM Binaan ke Trade Expo Indonesia 2025
Program
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Penjualan Stagnan, Puluhan UMKM di Kota Malang Dibekali Jurus Pemasaran Digital
Training
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Tanpa Dirigen, Orkestra UMKM Hanya Riuh Tanpa Irama
Program
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Pedagang Mengeluh Soal QRIS, Diskopindag Kota Malang Akui Tak Bisa Paksa
Program
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Indonesia Eximbank Luncurkan Buku Strategi Ekspor Jawa Tengah
Program
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Produk Sambel Uleg Hingga Pot Tanaman dari Jawa Timur Tembus Pasar Global
Program
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
BRI Rampungkan Pelatihan bagi Pengelola 100 Desa BRILiaN
Program
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
BRI Peduli Bantu UMKM Raih Sertifikasi Halal
Program
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jelang Perayaan Hari Kemerdekaan RI, Perajin Lampion di Kota Malang Kebanjiran Order
Jagoan Lokal
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Indonesia Eximbank Salurkan Fasilitas Pembiayaan dan Penjaminan Ekspor ke Petro Oxo
Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Unduh Kompas.com App untuk berita terkini, akurat, dan tepercaya setiap saat
QR Code Kompas.com
Arahkan kamera ke kode QR ini untuk download app
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Terpopuler
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Komentar di Artikel Lainnya
Close Ads
Oke
Apresiasi Spesial
Kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp 5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau