Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Pemda dan Penyelenggara MotoGP Kurasi Produk UMKM

Kompas.com - 23/02/2022, 09:29 WIB
Bambang P. Jatmiko

Editor

Sumber Antara

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat bersama penyelenggara ajang MotoGP Mandalika mulai melakukan kurasi terhadap produk UMKM yang akan akan diberikan fasilitas pada ajang balap motor bulan Maret 2022 tersebut.

"Masyarakat Lombok Tengah tidak boleh hanya sekedar menjadi penonton atas kemajuan daerah ini. Kita didorong untuk terlibat aktif menjadi aktor-aktor penting yang ikut andil dalam kemajuan tersebut," kata Asisten II Setda Lombok Tengah, Masnun, Selasa (22/2/2022).

Kabupaten Lombok Tengah telah menjadi pusat perhatian dengan keberadaan Sirkuit MotoGP di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Mandalika yang akan menjadi tempat penyelenggaraan ajang MotoGP pada bulan Maret 2022.

Baca juga: Sambut MotoGP, Dispar Kota Mataram Gelar Dua Festival UMKM

Untuk itu, pemerintah daerah sejak jauh hari sudah mempersiapkan segala hal yang dibutuhkan agar masyarakat menjadi bagian aktif dalam membangun daerah ini.

Salah satunya yakni dengan melibatkan IKM dan UMKM untuk ambil bagian dalam perhelatan MotoGP mendatang.

"Kita sudah punya pengalaman pada perhelatan WSBK akhir tahun 2021 yang lalu," katanya.

Pemerintah daerah akan menyiapkan sejumlah stand gratis bagi pelaku UMKM Lombok Tengah, agar dalam ajang MotoGP mendatang UMKM yang masuk mengisi stand nantinya mendapatkan hasil yang jauh lebih maksimal.

"Kita akan usahakan agar stand UMKM pada MotoGP mendatang mendapatkan posisi yang jauh lebih strategis," katanya.

Kurasi produk UMKM yang dilaksanakan semata-mata untuk menyiapkan produk agar benar-benar siap bersaing dengan produk luar.

Baca juga: Ini Strategi Digital yang Jitu untuk Tingkatkan Penjualan

"Kita ingin produk yang disediakan UMKM kita terjual dalam jumlah yang banyak," katanya.

Untuk itulah, harus bisa menyiapkan produk yang berkualitas, yang memiliki tampilan visual yang dapat langsung menarik minat calon pembeli. Sehingga bagi UMKM yang nantinya dinyatakan lulus untuk dilibatkan dalam stand di ajang MotoGP, agar tidak memasang harga yang terlampau tinggi.

"Ambil keuntungan secara wajar saja, jangan malah aji mumpung. Jika hanya aji mumpung kemudian memasang harga yang di luar kewajaran, kami yakin produk saudara-saudara tidak akan laku dan hanya akan meninggalkan kesan tidak baik," katanya.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau