Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Wadahi UMKM dengan Berbagai Kampanye, Tokopedia: Tidak Ada Kriteria Khusus

Kompas.com - 18/10/2022, 20:53 WIB
Putri Sophia,
Bambang P. Jatmiko

Tim Redaksi

JAKARTA, Kompas.com - Perusahaan teknologi Indonesia, Tokopedia, mewadahi para pegiat Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) lokal agar memanfaatkan berbagai kampanye yang diusung untuk mengembangkan bisnisnya.

Hal ini disampaikan oleh External Communications Senior Lead Tokopedia, Rizky Juanita Azuz dalam kesempatan media gathering bertajuk “Tokopedia Dukung Pegiat Usaha Lokal Bangun Bisnis Setara Brand Kelas Dunia” di bilangan Jakarta Selatan, Senin, (17/102/2022)

“Kampanyenya sudah ada semua di Tokopedia yang bisa digunakan, kita lakukan untuk panggung bagi UMKM lokal di Indonesia,” tutur Rizky.

Baca juga: Tingkatkan Kesiapan Masyarakat dan UMKM Hadapi Inflasi, GoTo Financial dan OJK Hadirkan Kelas Keuangan

Kampanye untuk memperluas jangkauan serta penjualan produk UMKM dan brand lokal tersebut bergerak di berbagai bidang, termasuk bidang fesyen dan kecantikan.

Berbagai kampanye tersebut meliputi Parade Lokal, Women in Style, Modest on Trend, Tokopedia Beauty Dealight, dan kampanye lain menggandeng UMKM tanpa kriteria khusus.

Rizky menjelaskan, Tokopedia tidak menentukan kriteria khusus agar UMKM bisa mengikuti kampanye sebagai bentuk dukungan produk lokal tersebut.

“Kita tidak mencantumkan kriteria khusus jadi kita membuka panggung sebesar-besarnya untuk pegiat UMKM lokal untuk bisa berjaya, juga di kancah global,” jelasnya.

Tidak adanya target yang perlu dicapai ini memungkinkan sebesar dan sekecil apapun skala bisnisnya, UMKM tetap bisa ikut serta kampanye yang diinisiasi Tokopedia.

Baca juga: Usaha Tanaman Hias Digarap Thailand dan Belanda, Teten: Kita Ini Justru Gudang dan Produsennya

Hal ini pun merupakan bentuk dukungan Tokopedia terhadap ekonomi kreatif, dan gerakan nasional pemerintah Bangga Buatan Indonesia (BBI).

“Sekaligus kita mendukung gerakan nasional pemerintah yaitu gerakan Bangga Buatan Indonesia. Kita mendorong teman-teman dan masyarakat Indonesia untuk mulai menggunakan produk lokal,” kata Rizky.

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau