Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Bank Commonwealth Beri Pendampingan 193.637 Pelaku UMKM Melalui MicroMentor

Kompas.com - 16/08/2023, 17:05 WIB
Nur Wahyu Pratama,
Bestari Kumala Dewi

Tim Redaksi

KOMPAS.com - Sebagai upaya mendukung usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) naik kelas, Bank Commonwealth melakukan pendampingan wirausaha melalui MicroMentor Indonesia (MMI).

Program MMI yang merupakan kerja sama antara Bank Commonwealth, Mastercard Center for Inclusive Growth, dan Mercy Corps Indonesia mengumumkan telah menghubungkan sebanyak 193.637 wirausaha mikro, kecil, dan menengah dengan 33.235 relawan mentor bisnis.

Bahkan, di tahun keempatnya saat ini, MMI telah memfasilitasi 500.890 interaksi antara wirausaha dan mentor melalui akses ke berbagai konten pelatihan digital.

Baca juga: Menkop UKM Sebut Solo Jadi Pusat Ekosistem Digital UMKM

Pencapaian ini telah melampaui target MMI yaitu 80.000 wirausaha, 20.000 mentor, dan 100.000 interaksi.

Bukan hanya itu, dalam pencapaiannya, MMI juga berhasil membantu 48.620 UMKM bertahan pascapandemi dan menciptakan 38.361 lapangan kerja. Pencapaian ini dihasilkan dari berbagai inisiatif.

 

Selain target MMI, pencapaian ini juga turut mewujudukan komitmen Bank Commonwealth dalam mendukung pemerintah Indonesia mencapai target tranformasi digital nasional, yaitu 30 juta UMKM menjadi bagian dari ekosistem digital pada tahun 2024, dengan memberikan mentoring bisnis dan pelatihan keamanan siber kepada UMKM.

Direktur Eksekutif Mecy Corps Indonesia, Ade Soekadis mengatakan, pihaknya merasa bangga dengan capaian yang telah diraih oleh program MMI.

Tidak hanya mencapai, namun MMI juga telah melampaui target program kumulatifnya sebanyak 260 persen untuk target peserta dan 500 persen untuk target keterlibatan.

Baca juga: Bantu Tingkatkan Digitalisasi UMKM, Bank INA Meluncurkan Bank Digital

"Kami berkomitmen penuh untuk terus mendukung perjalanan transformasi digital Indonesia dan mendorong pertumbuhan UMKM yang berkelanjutan," ujar Ade dalam siaran pers yang diterima Kompas.com, Rabu (16/8/2023).

Dalam merealisasikan target pencapaian, MMI menyediakan laman khusus dalam platform MicroMentor untuk memudahkan wirausaha dalam menemukan mentor yang bisa membantu legalitas usaha.

Mentor-mentor platform MicroMentor sudah tersertifikasi dan memahami legalitas apa yang dibutuhkan oleh wirausaha, seperti penerbitan Nomor Induk Berusaha (NIB), Sertifikasi Halal, Standar Nasional Indonesia, dan sebagainya.

MMI akan terus memertahankan dan mengembangkan kualitas pendampingan bisnis dan pelatihan digital, serta memperluas jangkauan MMI untuk UMKM dan relawan mentor di seluruh Indonesia.

 

Di samping itu, Bank Commonwealth juga terus memberikan dukungan berupa penambahan materi dan mentor, Sumber Daya Manusia (SDM), Manajemen Keuangan, dan lainnya.

Presiden Direktur Bank Commonwealth, Lauren Sulistiawati mengatakan, pada saat UMKM mulai menggeliat kembali seperti saat ini, transformasi digital menjadi kunci bagi UMKM untuk menghadapi berbagai tantangan di masa depan.

Apalagi, UMKM memiliki kontribusi besar terhadap perekonomian dan penyerapan tenaga kerja di Indonesia.

 

Ia berharap, MMI dapat menjangkau lebih banyak lagi wirausaha dan menciptakan ekosistem bagi UMKM untuk tumbuh.

Baca juga: Dukung UMKM Super Mikro, Bank BJB Bersama Gayatri Microfinance Salurkan Kredit

Simak breaking news dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Pilih saluran andalanmu akses berita Kompas.com WhatsApp Channel : https://www.whatsapp.com/channel/0029VaFPbedBPzjZrk13HO3D. Pastikan kamu sudah install aplikasi WhatsApp ya.


Terkini Lainnya

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

LPEI Salurkan Pembiayaan Rp 524 Miliar untuk Perkuat Ekspor Alat Kesehatan RI

Program
25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

25 Penyandang Disabilitas di Malang Raya Rajut Asa dengan Jalankan Bisnis

Jagoan Lokal
Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Tinggalkan Gaji 40 Juta Per Bulan, Kini Doni Sukses Berbisnis Madu Berkat Pemasaran Daring

Jagoan Lokal
Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jatuh Bangun Bayu Rintis Bisnis, Hingga Tembus Pasar Ekspor Berkat Digitalisasi

Jagoan Lokal
Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Pesanan Pembuatan Parsel di Kota Malang Meningkat Selama Ramadhan

Training
Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Kata Oma, Telur Gabus Olahan Ibu yang Kini Mendunia

Jagoan Lokal
Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Kisah Dua Mantan Pengikut Kelompok Radikal yang Memilih Belajar Beternak Kambing

Jagoan Lokal
UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

UKM Bisa Kelola Tambang, Kadin: Kalau Berhasil Manfaatnya Dirasakan Semua

Program
Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Astra Dorong Perekonomian NTT Lewat Pemberdayaan UMKM Kopi dan Kakao

Program
Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Si Emas Hijau dari Desa Loha, Kecamatan Macang Pacar, Kabupaten Manggarai Barat

Jagoan Lokal
Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Menteri Ekraf Tinjau 300 Emak-Emak di Kota Malang Belajar E-Commerce

Program
Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Kembangkan Potensi Ekonomi NTT, YDBA Beri Pendampingan bagi Petani Vanili dan Mete

Program
BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

BNI Jejak Kopi Khatulistiwa Dukung Kopi Garut Swasembada Pangan dan Go Global

Program
TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

TikTok Latih 600 UMKM Indonesia untuk Hasilkan Konten menarik

Program
DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

DPMA IPB Gali Potensi Ekonomi di Desa Sejahtera Astra Tegal dan Pemalang

Program
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+

Terpopuler

Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
Baca berita tanpa iklan. Gabung Kompas.com+
komentar di artikel lainnya
Close Ads
Oke
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau